Connect with us

Daerah

Krisis Air Bersih Landa Desa Surakarta

Published

on

Pandeglang, Realitarakyat.com – Musim kemarau telah melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya, sejumlah warga dibeberapa tempat mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Jumaenah,, warga Kampung Kubang, Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran mengatakan, sejak empat bulan ia sulit mendapatkan air, setelah sumber air yang biasa ia gunakan mengalami kekeringan.

“Sudah lama gak ada air. Ada (sumber air yang biasa digunakan) tapi dapatnya paling juga satu bak,” kata Jumaenah saat ditemui di lokasi, Jumat (23/8/2019).

Tak hanya Jumaenah, ada ratusan kepala keluarga di desa itu mengalami hal serupa, yakni sulit mendapatkan air bersih jika musim kemarau tiba. “Hampir satu desa membuatkan air, total kepala keluarga 732,” kata Kepala Desa Surakarta Tb Ucid Rosid.

Selama ini warga hanya menggunakan air kali Cisata dengan jarak tempuh mencapai 1 Kilometer, Namun kondisi kotor dan tidak bisa digunakan untuk minum, hanya bisa mencuci baju dan diendapkan terlebih dulu.

“Warga mengambil dari kali, kurang lebih satu kilo jauhnya dan itu juga harus diminum, harus endapkan dulu karena airnya keruh,” ujarnya.

Polda Banten Kirim Bantuan

Prihatin dengan kondisi tersebut Kapolda Banten mengirimkan 15 mobil tengki air bersih untuk warga di sejumlah wilayah di Pandeglang. Pendistribusian air bersih dipimpin langsung Kapolres Pandegang AKBP Indra Lutrianto Amstono bersama pengurus Bayangkari di Kampung Kubang dan Walang, Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran.

Indra mengatakan, pihaknya diperintah langsung oleh Kapolda Banten, Irjen Tomsi Tohir untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga Pandegang yang mengalami kesulitan air.

“Pandegang masuk daerah yang terdampak Kekeringan ada dua Kecamatan dan kami diperintahkan memberikan bantuan. Melalui telepon kepada kami Kapolda akan memberikan bantuan sebanyak 15 tengki kepada warga yang mengalami kekeringan. Di kecamatan Pagelaran ada tiga titik,” ujarnya.

Tak hanya di Kecamatan Pagelaran, bantuan tersebut juga akan didistribusikan kepada warga di Kecamatan Patia, namun terkendala dengan akses jembatan saat menuju lokasi.

“Namun kita akan upayakan dengan cara lain yang sedang kita upayakan atau dengan cara estafet atau dengan cara lain, tetap kita upayakan untuk memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kekeringan,” kata dia. [sae/ipg]

Loading...
Loading...

Daerah

Letkol Imron Masyhadi Resmi Jabat Dandim Wonogiri

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sidang Perkara Dugaan Korupsi, Eksepsi Bekas Anggota DPRD NTT Ditolak

Published

on

Continue Reading

Daerah

Bakal Daftar Di DPP Besok, Relawan: Semua Persyaratan Gibran Sudah Siap

Published

on

Continue Reading




Loading…