Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

MAKI Desak Kejagung Bubarkan TP4

Published

on

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman / Ist

Jakarta, Realitarakyat.com – Jaksa Agung didesak membubarkan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Pusat maupun Daerah (TP4D) karena lebih banyak mendatangkan keburukan (mudarat) daripada kebaikan.

Begitu disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

Menurut Boyamin, Kejaksaan tugas pokoknya adalah menuntut perkara pidana termasuk korupsi, sehingga denga masuk suatu kegiatan pemerintah termasuk tender proyek, hal ini jelas akan konflik kepentingan karena tender proyek berpotensi korupsi.

“Disisi lain juga bertentangan dengan UU Kejaksaan,” kata Boyamin.

Dalam prakteknya, kata Boyamin, TP4 Pusat dan TP4D tidak mampu mencegah korupsi sejak dini karena nyatanya masih banyak korupsi meskipun sudah ada TP4.

Lebih parahnya, terdapat jaksa nakal yang justru meminta bagian proyek dengan cara menyodorkan pemborong, memeras atau gratifikasi dalam kegiatan pengawalan proyek pemerintah.

Kasus OTT Jogja, Solo oleh KPK adalah kasus ketiga yang dicatat MAKI adanya dugaan nakal Jaksa di TP4D.

Sebelumnya di Bali terdapat pejabat Kejaksaan Negeri yang melakukan pemerasan kepada pemborong dengan nilai antara Rp 100 juta hingga Rp 300 juta.

“Meminta uang Rp 50 juta kepada Kepala Desa dan mengajak temannya untuk ikut pengadaan buku perpustakaan Desa dengan keuntungan 35 persen,” kata dia.

Lalu di Jawa Tengah terdapat pejabat Kejaksaan Negeri yang justru bermain-main, hampir sama dengan di Bali, dan kini oknum tersebut sudah dipecat dari jabatannya.

“Untuk itu sekali lagi Kami meminta Kejagung untuk bubarkan TP4 Pusat maupun Daerah dan fokus pada tindakan pemberantasan korupsi. Jangan sampai kesibukan TP4 menjadikan alasan kendor berantas korupsi.” [hol/ipg]

Loading...
Baca Juga :   Inilah Penjelasan KPK Soal Kronologis OTT Suap Distribusi Gula
Loading...

Hukum

Polisi Berhasil Gagalkan Puluhan Ribu Obat Terlarang Siap Edar

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Anak Korban Pertanyakan Kelanjutan Kasus Pengeroyokan

Published

on

Jadi korban pengeroyokan, Hj, Nurhidayah Cowanih mengalami lebam dan bagian bawah kelopak matanya berdarah. (Foto: Istimewa)
Continue Reading

Daerah

Bawa Sabu, Pengunjung Lapas Kelas II B Langsa Diamankan

Published

on

Teks Foto :  Kepala Lapas Kelas IIB Langsa Saed Mahdar saat memperlihatkan pelaku bersama barang bukti narkotika jenis sabu. (Foto: Realitarakyat.com/M Syafrizal)
Continue Reading




Loading…