Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ragam

Deputi Kementerian PPPA RI Canangkan Desa Wisata Ramah Anak

Published

on

Mataram, Realitarakyat.com – Dalam upaya melindungi anak di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA) akan membangun Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA RI, Nahar di kawasan Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Rabu (21/8/2019).

Disampaikan Nahar, Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi akan dibangun dengan mengedepankan keharmonisan, nilai-nilai kultural, dan tradisi dalam kehidupan masyarakat dengan aktivitas kepariwisataan, serta memiliki sistem dan mekanisme untuk melindungi anak yang berada di destinasi wisata, dan terbebas dari segala macam bentuk eksploitasi.

“Ada 32 Desa yang akan berkomitmen mencanangkan Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi di Kabupaten Lombok Tengah,” kata Nahar.

Nahar menambahkan, itu dilakukan guna mewujudkan Indonesia layak anak tahun 2030. Untuk mempertahankan Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi secara maksimal, butuh komitmen dan konsisten agar dapat mewujudkan Lombok Tengah sebagai Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi.

Bupati Lombok Tengah, Moh. Suhaili FT di lokasi yang sama, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pencanangan Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi, di kawasan Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang merupakan inisiatif dari Kemen Pariwisata dan Kemen PPPA RI.

“Daerah ini telah menjadi salah satu Destinasi Wisata terbaik yang dimiliki Indonesia, artinya bahwa arus kunjungan wisatawan ke daerah ini akan terus bertambah seiring dengan lajunya pembangunan sarana dan prasarana pariwisata di Kawasan Ekonomi Khususu (KEK) Mandalika Kuta,” kata Bupati.

Ditambahkan Bupati, ketika arus kunjungan wisatawan meningkat, konsekuensi logisnya kita harus bersama melindungi anak-anak dari segala bentuk eksploitasi.

“Anak-anak putus sekolah tetap kita akan perhatikan kelanjutan pendidikannya, bahkan kita akan biayai,” kata dia. [ls/ipg]

Baca Juga :   Saat Penelitian, Mahasiswa UPN Temukan Tengkorak di Gua Kuno Kebumen
Loading...
Loading...

Ragam

Jurnalis Gelar Aksi Satu Juta Masker untuk Korban Karhutla

Published

on

Jurnalis Gelar Aksi Satu Juta Masker untuk Korban Karhutla di CFD Bundaran HI / Ist
Continue Reading

Ragam

CFD, Pemprov DKI Bagi-bagi Lidah Mertua

Published

on

Pembagian Tanaman Lidah Mertua di Car Free Day / Ist
Continue Reading

Ragam

Siswa SD Ikuti Kegiatan ‘Beresih Bandung Jilid 2’

Published

on

Continue Reading




Loading…