Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Bogor Raya ‘Nggak Laku’, Ade Yasin dan Bima Arya Mau Gelar Pertemuan

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya nampaknya mulai dibahas serius. Ibarat produk barang, Bogor Raya nampaknya tidak laku di pasaran.

Sebab, banyak kota yang dijadikan terget, seperti Bekasi dan Depok emoh untuk bergabung.

Kabarnya, Bupati Bogor Ade Yasin akan menggelar pertemuan dengan Walikota Bogor Bima Arya. Belum diketahui kapan kedua konseptor Bogor Raya itu bertemu.

Yang pasti pertemuan itu disebut-sebut untuk membahas jadi tidaknya Provinsi Bogor Raya, dan bagaimana nasib Bogor ke depan bila wacana itu tidak terealisasi.

Sebelumnya diberitakan, rencana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang digagas Walikota Bogor Bima Arya dan Bupati Bogor Ade Yasin, terus mendapat penolakan.

Setelah Bekasi menolak masuk ke dalam Bogor Raya, Kota Depok pun menolak gabung ke Bogor Raya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris lebih memilih bergabung dengan DKI Jakarta jika dibandingkan dengan Bogor Raya.

“Kalau Anda bertanya sisi bahasa, saya lebih milih bahasa Jakarta,” kata Idris usai membuka Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Politik Bagi pemilih Pemula, di Depok, Jawa Barat, Selasa (20/8/2019). [ipg]

Loading...
Baca Juga :   Bergabung ke DKI, Bekasi Tak Punya Wewenang
Loading...

Daerah

Dekatkan Warga, Polantas Pangkep Gelar Olahraga Bersama

Published

on

AKP Mamat Rachmad / Realitarakyat.com
Continue Reading

Daerah

Anak Korban Pertanyakan Kelanjutan Kasus Pengeroyokan

Published

on

Jadi korban pengeroyokan, Hj, Nurhidayah Cowanih mengalami lebam dan bagian bawah kelopak matanya berdarah. (Foto: Istimewa)
Continue Reading

Daerah

LKNU Rembang Salurkan Bantuan Air Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Published

on

LKNU salurkan air bersih ke sejumlah desa di lima kecamatan yang mengalami kekeringan di Rembang, Jawa Tengah. (Foto: Realitarakyat.com/aw)
Continue Reading




Loading…