Connect with us

Politik

Permalukan GKR Hemas, Sekjen DPD Diminta Jujur

Published

on

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (kiri) saat berjabat tangan dengan Sekjen DPD RI, Reydonnyzar Moenek (kanan) / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Pembatalan atau pencabutan undangan terhadap anggota DPD asal Yogyakarta periode 2014-2019, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, yang dilakukan oleh Sekjen DPD RI, Reydonnyzar Moenek sangat tidak etis.

Demikian pendapat Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo saat dihubungi Realitarakyat.com, Selasa (20/8/2019).

Dirinya mendesak agar Sekjen DPD RI itu menjelaskan kepublik apa maksud dan tujuan dari perbuatannya kepada GKR Hemas. Menurut Karyono, jika perbuatan itu ada unsur kesengajaan, maka itu diskriminatif, dan tentunya ada unsur politis.

“Itu cara tidak etis, cara preman. Itu sangat kasar. Itu tidak boleh terjadi,” kata dia.

Menurut Karyono, jika memang ada perebutan kursi Ketua DPD RI, seharus persaingan itu dilakukan dengan cara sehat.

“Kalau memang ada perebutan Ketua DPD, tidak boleh ada hal itu. Harus kompetisi secara sehat. Jangan cara-cara kasar,” kata Karyono.

Soal ada tidaknya peran pimpinan DPD dalam hal itu, dirinya tidak bisa memastikan. Sebab, kata dia, itu perlu ada pembuktian, apakah sengaja dilakukan, dan siapa yang menyuruh Sekjen.

“Perlu pembuktian apakah itu sengaja dan ada pihak yang menyuruh. Itu harus dibuktikan. Sekjen harus jelaskan ke publik,” kata dia.

Sebelumnya, Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas menerima perlakuan tidak menyenangkan saat akan menghadiri sidang istimewa tahunan MPR, Jumat 16 Agustus 2019. Undangan yang sudah diterima Hemas dibatalkan sepihak oleh Kesetjenan DPD dan MPR RI.

Meski Hemas tidak mempersoalkan masalah tersebut, sejumlah aktivis perempuan mengecam tindakan tersebut.

Terkait hal tersebut, Sekjen DPD hingga saat ini belum memberikan keterangan. Keterangan dari pihak terkait akan dimuat dalam berita selanjutnya. [ipg]

Loading...
Loading...

Nasional

Gerindra: Terlalu Dini Bila Hasil Survei Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Politik

Demokrat Kebon Sirih Siap Calonkan Diri Jadi Ketua Panlih Wagub DKI

Published

on

Continue Reading

Politik

Draf RUU Omnibus Law Ciptaker Jadi Sorotan, Ini Masalahnya

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending