Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Polsek Oebobo Limpahkan Kasus Pencabulan

Published

on

Iptu Komang Sukamara

Kupang, realitarakyat.com – Polsek Oebobo kembali melimpahkan berkas perkara dugaan pencabulan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang. Berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap (P-21) dengan tersangka Jems Olan Alisandro Manafe (21), warga Jalan Bakti Karang, RT 32/RT 11, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Korban berinisial MPR (16), salah seorang pelajar kelas X SMA di Kota Kupang.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 82 Undang-undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sub Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pada pelimpahan berkas tersebut, penyidik menyerahkan barang bukti berupa 1 lembar selimut bergambar boneka dan 1 lembar sprei berwarna biru langit bergambar boneka.

Tersangka dan barang bukti diterima oleh Jaksa Raden Arry Verdian, SH., didampingi staf Pidana Umum (Pidum) Kejari Kota Kupang, Yan Bureni, SH., dalam keadaan aman dan sehat.

Usai pelimpahan, Kanit Reskrim Polsek Oebobo, Iptu Komang Sukamara, kepada wartawan, Senin (19/8/2019) menjelaskan bahwa perkara tersebut terjadi pada tanggal 29 Mei 2019 sekitar pukul 22.00, bertempat di Jalan Bakti Karang, RT 31/RW 10, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Awalnya, korban MPR pergi dari rumah tanggal 24-29 Mei 2019 ke rumah temannya, dan pada tanggal 29 Mei 2019 korban menghubungi tersangka melalui media sosial facebook dan pelaku bertemu korban.

Setelah itu dikatakan, pelaku mencari kos-kosan untuk tinggal bersama korban lalu melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

“Tersangka saat itu mengaku kepada korban bahwa jika terjadi sesuatu, maka ia siap bertanggung jawab,” ungkap Kompol Ketut Saba mengutip keterangan korban.

Baca Juga :   Sambas Kekurangan Guru Sejak Moratorium Penerimaan CPNS

Korban baru pulang ke rumah pada tanggal 4 Juni dan saat pulang orangtua korban mengecek tempat tinggal korban dan mengetahui bahwa korban selama ini keluar dari rumah tinggal di kos bersama dengan pelaku.

“Tidak terima sehingga pada tanggal 12 juni 2019 lalu, orangtua pelaku bersama dengan korban datang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Oebobo. Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan pemeriksaan dan baru dilimpahkan ke jaksa,” tutupnya.

Terpisah, Kasi Pidum Kejari Kota Kupang, Raden Ari Verdian, S. H membenarkan adanya pelimpahan itu.

Dijelaskannya, setelah menerima pelimpahan berkas perkara tersebut, jaksa penuntut umum segera melimpahkan ke PN Kelas IA Kupang untuk disidangkan.(rey/ndi)

Loading...
Loading...

Daerah

Water Cannon dan Gas Air Mata Bicara, Mahasiswa Berhasil Dipukul Mundur

Published

on

Continue Reading

Daerah

Tolak RUU KPK, Ratusan Mahasiswa Unsam Geruduk DPRK Langsa

Published

on

Ratusan mahasiswa saat menggelar aksi demo di DRPK Langsa, Senin (23/9/2019).
Continue Reading

Daerah

Dialog Deadlock, Mahasiswa Marah, Aksi Saling Lempar pun Tak Bisa Dihindari

Published

on

Anggota DPRD dari PAN, Hasbullah, saat keluar dari DPRD untuk dialog dengan mahasiswa.
Continue Reading




Loading…