Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Imam Sempat Antar Ortu Naik Haji Sebelum Bacok Kepala Aiptu Agus

Published

on

Jatim, Realitarakyat.com – Kasus pembacokan yang dilakukan Imam Musthofa, terhadap Aiptu Agus Sumarsono, kini juga ditangani oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Sebab, yang bersangkutan dianggap terduga teroris.

Terkait ikut andilnya Densus 88 Antiteror dalam menangani itu, Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menjelaskan jika Densus hanya berstatus back up atau diperbantukan.

“Kasus pembacokan ini di-backup Densus 88 Antiteror,” kata Leonard Sinambela.

Video detik-detik kepala polisi Wonokromo, Jawa Timur dibacok Imam Musthofa terungkap karena terekam CCTV, yang tersebar melalui linksharing Samsung Iclode. Dalam video berdurasi 4 menit 54 detik, pelaku sedang berbicara bersama korban, yang kala itu datang sebagai pelapor, di SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8/2019).

Dalam pelayanan kepolisian, pelaku pun disuruh duduk di kursi untuk dilakukan pendataan.

Usai ditanya, Aiptu Agus nampak menunjukkan nama di dada kananya. Imam langsung berdiri dan menebaskan celurit ke Aiptu Agus. Tebasan pertama mengenai kepala dan tebasan kedua bisa ditepis dengan tangan kosong Aiptu Agus.

Selanjutnya Imam Musthofa pun naik meja untuk menjangkau korban yang menghindari pelaku. Setelah itu, pelaku meloncat dan terjatuh lantaran mendarat di atas kursi plastik tempat duduk korban.

Sampai akhirnya pelaku pun dibekuk dan clurit berhasil dirampas korban.

Tak berhenti disitu, pelaku lantas dengan tangan kananya mengambil clurit yang disimpannya di punggung. Celurit tersebut kemudian ia ayunkan meski dalam dekapan korban. Pada akhirnya, korban menerima bacokan sebanyak 12 kali.

Melihat rekan kepolisian lain keluar dan ikut membantu Aiptu Agus, pelaku lantas naik meja kembali loncat menendang anggota Polisi lain. Sampai akhirnya pelaku berhasil dibekuk petugas lainnya yang membantu Aiptu Agus.

Baca Juga :   Hari ini KPK Kembali Panggil Petinggi Seleksi Jabatan Eselon di Kementerian Agama

Meski dibcaok sebanyak itu, Aiptu Agus tetap berdiri, kemudian keluar ruang SPKT untuk meminta bantuan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kapolsek Ganding, Iptu Suhaeri, sebelum peristiwa pembacokan terhadap Aiptu Agus Sumarsono, Imam Musthofa sempat mengantarkan orangtuanya naik haji.

Imam Musthofa ditangkap di Mapolsek Wonokromo, Sabtu sore (17/8/2019). Dia menyerang petugas di SPKT dengan senjata tajam. Modusnya, Imam Musthofa pura-pura melapor ke petugas piket.

Setelah Imam ditangkap, polisi melakukan penggeledahan di rumah kos Imam. Polisi kemudian menangkap istri Imam, FT beserta anaknya. [ipg]

Loading...
Loading...

Hukum

Kasus Karhutla, Polri: Sudah 9 Perusahaan yang Ditetapkan Tersangka

Published

on

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo. (foto: ist/net)
Continue Reading

Hukum

Eks Sesmenpora Dicecar Penyidik KPK Seputar Tugasnya Sebagai KPA

Published

on

Mantan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Semenpora), Alfitra Salamm. (foto: ist/net)
Continue Reading

Daerah

Kedapatan Pulang Malam, Terpidana Impor Daging Sapi Ternyata Dapat Izin Luar Biasa

Published

on

Continue Reading




Loading…