Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Tebang Kayu di Lahan Sengketa, Empat Warga Golowoi Diserang Hinga Alami Luka

Published

on

Manggarai, Realitarakyat.com – Empat warga asal Desa Golowoi menjadi korban penyerangan dan penganiayaan yang di lakukan oleh warga kampung Meda, Kecamatan Cibal Barat, NTT, Rabu petang (14/8/2019).

Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian mengatakan, kejadian itu berawal saat empat orang warga Golowoi sedang menebang kayu di area sengketa, antara warga Golowoi dan Meda.

Sedangkan 4 orang lain yang sebelumnya menebang kayu di lahan sengketa tersebut sudah dibawakan ke rumah gendang (Rumah Adat) untuk disandra oleh warga Meda secara paksa.

“Mendengar informasi tersebut, pada pukul 15.30 Wita beberapa warga dari Golowoi berangkat menuju Kampung Meda. Mereka berniat menjemput dan membebaskan keempat warga yang disandra,” kata Kapolres Lapian dalam keterangan yang diterima Realitarakyat.com, Kamis (15/8/2019).

Lebih lanjut, dalam perjalanan menuju kampung Meda, tepatnya di perbatasan antara kedua kampung tersebut, pukul 16.00 Wita, saat itulah terjadi penghadangan dan penyerangan oleh masyarakat Meda terhadap warga Golowoi dengan menggunakan parang, tombak dan kayu pentung.

Akibat penghadangan dan penyerangan tersebut, empat orang warga Golowoi alami luka bacok di bagian tangan dan kaki serta luka memar terkena lemparan batu.

“Atas kejadian tersebut ke-4 korban dirawat di Puskesmas Golowoi dan kemudian dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng,” kata dia. [fran/ipg]

Baca Juga :   Mabes Polri Ungkap Sindikat Perdagangan Orang Keluar Negeri, Korban Terbanyak Warga NTB
Advertisement
Loading...
Loading…