Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ekonomi

Tax Amnesty Jilid II, Uchok Sky: Rakyat Jadi Korban Lagi!

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Rencanan pemeritah untuk memberlakukan lagi program pengampunan pajak jilid II, atau bahasa kerennya tax amnesty menuai pro dan kontra.

Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai rencana tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah sedang panik atas rendannya penerimaan negara.

“Tax amnesty diberlakukan hanya memperlihatkan bahwa pemerintah sedang panik atas rendah penerimaan negara,” kata Uchok saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

“Sehingga, dengan adanya tax amnesty diharapkan bisa menutupi kekurangan tersebut.”

Dengan kondisi rendahnya pendapatan negara tersebut, ia menyakini bahwa program tax amnesty jilid II ini akan tetap djalankan oleh pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Sehingga dalam kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tidak sehat ini, rakyat yang akan menjadi korbannya.

“Karena dari utang tidak cukup untuk menutupi kekurangan penerimaan negara tersebut, maka sepertinya akan dipaksakan tax amnesty jilid II ini. Tapi tetap saja, yang jadi korban rakyat Indonesia, ekonomi lagi tidak sehat, pemerintah memaksakan tax amnesty,” kata dia.

Padahal, kata Uchok, pada program tax amnesty jilid I yang diterima rakyat Indonesia, karena menyasar pajak kekayaan orang Indonesia di luar negeri. Tapi, justru malah diambil dari dalam negeri.

“Dulu yang nama tax amnesty diterima oleh rakyat karena tax amnesty mau mengambil pajak kekayaan orang Indonesia yang ada di luar negeri. Ini malahan yang diambil pajak orang dalam negeri sendiri. Tax amnesty tidak sesuai dengan janji pemerintah sendiri,” kata Uchok.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, memberi sinyal akan adanya program pengampunan pajak (tax amnesty) jilid II. Dia mengungkapkan, banyak pengusaha yang curhat menyatakan penyesalannya karena tidak sempat ikut Tax Amnesty jilid I.

Padahal ternyata, manfaat dari program tersebut sangat terasa bagi para wajib pajak (wp) terutama sekelas pengusaha besar. Selain itu, dia mengungkapkan karena banyak ketidaktahuan tersebut, peserta Tax Amnesty jilid I yang berlangsung pada 2016-2017 hanya sedikit. [zal/ipg]

Baca Juga :   Konflik AS - Iran Dorong Minyak¬† Menguat Menguat 0,33 Persen
Advertisement
Loading...
Loading…