Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Tak Terima Cintanya Diduakan, Pria Ini Aniaya Pacar Sendiri

Published

on

Norman Molana saat diamankan tim Buser Polres Kupang Kota

Kupang, realitarakyat.com – Norman Molana (28) warga Jalan Bumi II, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Kupang Kota. Pasalnya, Norman melakukan penganiayaan dan pengrusakan kos di bilangan Kelurahan Oesapa Selatan, tepatnya di belakang Hotel Sahid T-More Kupang.

Norman melakukan tindakan tersebut lantaran merasa sakit hati, cintanya diduakan oleh sang pacar, saat ia hendak melanjutkan pendidikan tentang pertanian di Israel.

Ia baru mengetahui hal tersebut saat mendapati sang kekasihnya itu sementara berduaan dengan laki-laki lain di dalam kamar kosnya.

Tidak kuasa menahan rasa sakit hatinya, Norman lalu melakukan tindakan pidana dan harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Kupang Kota.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK., melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH.,MH., kepada wartawan, Rabu (14/8) membenarkan kejadian tersebut dan pelaku penganiayaan dan pengrusakan tersebut telah diamankan.

Menurut Bobby, tersangka sebelumnya melanjutkan pendidikan di Israel dan sedang menjalani hubungan pacaran dengan pacarnya yang diketahui bernama Mega.

Selama menjalani pendidikan, hubungan Norman dan pacarnya berjalan baik dan sering berkomunikasi bahkan mengirimkan uang untuk keperluan kekasihnya itu.

Namun rupanya kekasihnya itu mulai main mata dengan pria lain. Informasi tentang pacarnya itu baru ia ketahui saat tiba di Kupang.

Mendengar informasi itu, Norman mulai melakukan pemantauan terhadap pacarnya di kos, dan ternyata infomasi tentang pacarnya itu benar adanya.

Meski baru menjalani hubungan pacaran, ia tidak terima cinta nya dipermainkan.

Norman pun merasa kecewa dan mulai minum minuman keras lalu kembali ke kos pacarnya itu dengan tujuan meminta kembali barang yang dia pernah belikan.

Baca Juga :   Defisit, DPRD Sahkan APBD Kota Tanjung Balai 2019 Rp862 Milyar

“Setelah mengetahui bahwa pacarnya sudah bersama pria lain sehingga tersangka kembali. Saat di rumah, tersangka minum mabuk lalu berencana kembali untuk meminta kembali barang-barang yang pernah tersangka berikan,” ujar Bobby.

Ditambahkan, tersangka saat kembali ke kos pacarnya itu masih mendapati keduanya berada di dalam kamar kos, sehingga tersangka melakukan tindakan anarkis dengan mengejar keduanya.

Pacar tersangka dan gebetan barunya itu lalu berusaha menyelamatkan diri dengan pindah ke kamar lainnya dan mengunci pintu. Tersangka berusaha mendobrak pintu tetapi tidak terbuka lalu tersangka membobol jendela kamar tersebut.

Jendela kaca itu pecah dan serpihan kaca yang jatuh digunakan oleh tersangka untuk melempari kedua korban yang berada di dalam kamar itu.

Akibat lemparan tersebut mengakibatkan keduanya mengalami luka di bagian lengan dan paha.

“Korban laki-laki mengalami luka di bagian lahu dan dijahit sebanyak lima jahitan, sementara korban perempuan mengalami luka di bagian paha dan dijahit 4 jahitan,” ungkapnya.

Terhadap kejadian yang sempat menggegerkan warga sekitar itu, pemilik kos pun melaporkan kejadian itu ke Polres Kupang Kota.

“Setelah menerima laporan itu kami langsung mengamankan pelaku dan saat ini ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Kasat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya, tersangka dijerat dengan Pasal 351 dan Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 Tahun. (rey/ndi)

Advertisement
Loading...
Loading…