Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Mandek di Setda, Ranperda 15 Desa Persiapan di Lomteng Belum Dibahas DPRD

Published

on

Kadis DPMD Loteng Jalaludin

Mataram, Realitarakyat.com – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang 15 desa persiapan di Lombok Tengah (Lomteng), NTB, belum juga masuk ke meja pembahasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jalaludin mengatakan, penyusunan draft sudah final sejak beberapa waktu lalu. Namun draft Ranperda tersebut saat ini ada di meja bagian hukum Setda Lomteng.

Atas hal tersebut, sampai saat ini berkas 15 desa persiapan masih belum bisa diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Ini ada keterlambatan proses pembahasan yang seharusnya sudah rampung,” katanya, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, akibat keterlambatan ini pihaknya belum bisa memastikan kapan dokumen usulan definitif desa persiapan tersebut disampaikan ke Kemendagri. Namun di pastikan akan tuntas tahun ini.

Dikatakannya, saat ini evaluasi kepada 15 desa persiapan tersebut dari tim evaluasi kabupaten maupun provinsi sudah tuntas. Selain itu, Pemkab juga sudah memenuhi dan menyampiakan hasil evaluasi itu secara yuiridis, sesuai apa yang diamanatkan Undang-Undang.

Artinya, secara kelengkapan syarat untuk 15 desa persiapan itu untuk menjadi desa definitif ini sudah kita lengkapi dan penuhi. Sehingga proses lebih lanjutnya ada pada cepat atau lambatnya pembahasan Ranperda tersebut.

Selain itu juga, terkait proses lebih lanjutnya, pihaknya juga intens menyampaikan dan membahas terkait perkembangan 15 desa persiapan ini. Baik ke provinsi maupun ke Kemendagri. ” Staf bagian desa akan ke Mendagri, terkait persoalan ini. ” katanya.

Saat ini, upaya upaya Pemkab untuk mempercepat 15 desa persiapan ini keluar kode registrasinya nanti ketika Perda disahkan. Selain itu, sembari menunggu Perda itu disahkan seperti apa petunjuk dari Kemendagri bisa diketahui sebagai upaya untuk mempercepat definitif.

Baca Juga :   Satpol Air Tanjung Balai Amankan Narkotika, Sofian Terancam Hukuman Mati

Adapun 15 desa persiapan itu diantaranya, Desa persiapan Tibo Sisok, Prako, Janggawana, Lingkok Beringa, Jero Puri dan Desa Persiapan Pengonak. Selanjutnya, Desa Persiapan Belaka Lebe Sane, Beleka Daye, Dadap, Krame Jati, Pandan Tinggang, Berinding, Lelong, Lendang Tampel dan Desa Persiapan Pajangan. (LS)

Advertisement
Loading...
Loading…