Connect with us

Nasional

Pembagian Kursi Kabinet, Bamsoet: Utamakan Kepentingan Bangsa

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Joko Widodo (Jokowi) diharapkan mengedepankan kepentingan bangsa yang lebih besar dalam menentukan kursi kabinet di pemerintahan mendatang. Hal itu perlu dilakukan, agar situasi politik berjalan kondusif, dan rencana pembangunan pemerintahan lima tahun ke depan dapat berjalan sesuai harapan rakyat.

Harapan tersebut, disampaikan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Realitarakyat.com, Senin (12/8/2019).

Menurut Bambang, wajar saja jika partai politik pendukung pemenang Pilpres lalu menuntut agar kursi kabinet menjadi milik mereka, karena parpol itulah yang ‘berkeringat’ memberikan suara kepada duet Jokowi-Amin pada Pilpres lalu.

“Namun tentu saja ada kepentingan lebih besar yang harus didahulukan Jokowi. Yakni terjaganya situasi politik kondusif agar rencana pembangunan pemerintahan lima tahun ke depan dapat dituntaskan dengan baik. Soal pilihan rekonsiliasi atau tidak, harus diletakkan pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan parpol atau segelintir elite,” ujar politisi senior Partai Golkar ini.

Karena itu, kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini, berikan kesempatan kepada Presiden untuk menggunakan hak prerogatifnya dalam menentukan kabinet, termasuk soal keputusan rekonsilasi. Dan sebaiknya partai-partai politik, termasuk Gerindra dan lain-lainnya, harus mengawal pemerintahan hingga 2024.

Sebagaimana diberitakan, sinyal Partai Gerindra bergabung ke koalisi Jokowi, cukup menguat setelah momentum pembukaan Kongres V PDIP. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto seakan menjadi bintang di acara itu dengan berkali-kali disapa oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Dalam sambutannya, Megawati menyapa secara khusus mantan calon wakil presidennya di pemilu 2009 itu. Sedangkan ketua umum partai koalisi Jokowi yang lain tak disebut Megawati.

Sebelumnya Prabowo menyatakan akan menyusun gagasan di bidang ketahanan pangan dan energi untuk diajukan kepada pemerintahan Jokowi. Sejumlah sumber juga menyebut Gerindra mengincar kursi Kementerian Pertanian.

Namun, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengklaim partainya belum bicara ihwal menteri. “Pak Prabowo hanya menyampaikan gagasan soal kedaulatan pangan, energi, lalu bagaimana soal pengelolaan BUMN yang baik, itu saja,” ungkap Andre Rosiade akhir pekan lalu. (Tanjung)

Loading...
Loading...

Nasional

Putusan MK Soal Pencalonan Eks Koruptor Jadi Kado istimewa

Published

on

Ilustrasi (Net)
Continue Reading

Nasional

Indonesia dan Laos Tandatangani MoU Pertahanan

Published

on

Prabowo disambangi Menhan Laos / Twitter
Continue Reading

Nasional

Jelang Nataru, Seat Kapal PELNI Terbatas 

Published

on

Penumpang KM Lambelu. (Foto: Ist)
Continue Reading




Loading…