Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Minimnya Kesejahteraan, Anggota TNI ‘Double Job’ Dianggap Wajar

Published

on

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi I DPR RI menyoroti soal maraknya anggota TNI yang memiliki pekerjaan sampingan (double job). Saat ini, selain mengamankan dan mempertahankan negara (NKRI), banyak anggota TNI juga yang memiliki pekerjaan sampingan di luar dinasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, mengaku bahwa kondisi tersebut inilai bukanlah masalah baru di Indonesia.

Menurut Kharis, hal itu terjadi, sebagai akibat masih minimnya kesejahteraan anggota TNI. Sehingga tindakan disiplin bagi anggota yang memiliki pekerjaan ganda, bukanlah solusi yang tepat.

“Kalau mereka sudah sejahtera, mungkin hal itu tidak mereka lakukan. Tapi karena untuk menutup kebutuhan, mereka (anggota-TNI) melakukannya, karena memang betul-betul untuk memenuhi kebutuhan. Tentara juga manusia biasa, mereka memiliki keluarga, memiliki anak, bahkan lebih dari satu anak,” ujar Kharis, saat ditemui Realitarakyat.com, di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Politikus asal dapil Jawa Tengah V ini pun berharap, kasus ‘double job’ tersebut, dapat menjadi pembelajaran pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan TNI.

“Ke depannya, pemerintah harus lebih memperhatikan lagi soal meningkatkan kesejahteraan TNI. Hal itu penting, agar kedaulatan kita dapat dijaga lebih maksimal, karena para anggota fokus bekerja,” ujar Kharis menambahkan.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris. Dia menilai, peningkatan kesejahteraan TNI sesungguhnya kunci utama penyelesaian dari beragam masalah dalam kinerja anggota.

“Kemarin Bu Menkeu mengatakan akan ada kenaikan kesejahteraan perseonel TNI, itu sejalan dengan yang sering disampaikan Presiden Jokowi, dan inilah kami harapkan terus ada peningkatan agar masalah seperti ini tidak terjadi,” ujarnya.

“Kalau sudah cukup, seharusnya tidak ada lagi masalah kerja sampingan. Semua dapat bekerja fokus,” ar Charles. (Frn)

Baca Juga :   Presiden Jokowi Ucapkan Terimakasih Kepada TNI
Advertisement
Loading...
Loading…