Connect with us

Nasional

Jelang Muktamar V di Bali, DPW NTT Dukung Cak Imin Kembali Pimpin PKB

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar V di Bali, 20 hingga 22 Agustus 2019. Salah satu agenda Muktamar, adalah pemilihan Ketua Umum DPP PKB untuk periode 2019-2024.

“Terkait sosok calon ketua umum mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT solid mendukung Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk kembali memimpin partai itu pada periode lima tahun ke depan,” ujar Ketua DPW PKB NTT, Yucundianus Lepa, Senin (12/8/2019).

Surat pernyataan tertulis dukungan kepada Cak Imin dari DPW dan 22 DPC se-NTT, katanya, sudah disampaikan secara resmi ke DPP awal Juli silam.

Ketua Komisi II DPRD NTT ini menyatakan, ada sejumlah alasan yang melatari sikap politik PKB yang secara utuh mendukung Cak Imin untuk kembali memimpin partai nasionalis religius ini untuk periode lima tahun mendatang.

“Alasan kami mendukung kembali Cak Imin, antara lain, di tangan beliaulah suara terus meningkat pada setiap Pemilu, minimal dalam tiga pemilu terakhir, sejak Pemilu 2014. Peningkatan suara yang diikuti kursi dan koalisi partai politik (parpol) yang dibangun, berhasil memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres).

Kemenangan Pilpres itu, mulai dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Presiden Jokowi yang dipilih untuk dua periode. Dengan demikian, PKB mampu membangun sinergi dengan pemerintah.

“PKB merupakan salah satu partai yang tidak memiliki media massa, tapi ini tak pernah kosong dari liputan berita, bahkan menjadi sumber berita,” ungkap Yucun.

Pada kesempatan itu ia berargumen, pada prinsipnya kepemimpinan Cak Imin dalam menahkodai partai ini sangat berhasil dengan menciptakan prestasi yang sangat luar biasa, bahkan mengalahkan Gus Dur waktu memimpin PKB.

Pada tahun 1999 saat kepemimpinan Abdurahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, PKB berhasil meraih 52 kursi di DPR RI. Sedangkan pada kepemimpinan Cak Imin tahun 2019 ini, PKB berhasil meraih 58 kursi.

“Jadi waktu bersama Gus Dur dulu, PKB menjadi pemenang ke tiga. Waktu itu, jumlah suara PKB 13,1 juta lebih. Tahun ini di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar, jumlah suara PKB mencapai 13,5 juta lebih,” papar Yucun.

Pertimbangan lain, lanjutnya, PKB dibawah kepemimpinan Cak Imin berhasil menciptakan kondusivitas di tubuh partai. Sehingga tidak pernah ada konflik dalam internal maupun eksternal partai. Tentunya dalam kondisi yang aman, nyaman, damai dan tentram, dengan sangat leluasa dan konsentrasi membangun partai.

Yucun menambahkan, kondisi hari ini dengan maraknya radikalisme, dan terorisme yang semakin tinggi, tentu membutuhkan pemimpin bangsa yang berwawasan kebangsaan, nasionalis dan agamais. Religiusitas seorang tokoh yang berjiwa nasionalis tentu sangat diharapkan.

“Kehadiran Cak Imin mewakili kelompok muda, milenial yang memiliki idealisme untuk membawa perubahan dalam format kebhinekaan,” tandas Yucun. (rey)

Loading...
Loading...

Nasional

Kemensos Salurkan Bantuan Darurat

Published

on

Banjir di Solok. (Foto: Ist)
Continue Reading

Nasional

Eks Koruptor Harus Lewati Sistem Hukum Sebelum Ikuti Pilkada

Published

on

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Ist)
Continue Reading

Nasional

Cara Berpikir Radikal Harus Diputus

Published

on

Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Foto: Ist)
Continue Reading




Loading…