Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Saat Terima LSM Brantas, Walikota Siap Bertarung Hadapi Pengunjuk Rasa

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com–Wali Kota Tanjung Balai, H M Syahrial mengaku siap membuka baju dan melepaskan embel-embel jabatan menghadapi pengunjuk rasa tanpa aturan dan etika.

Hal itu disampaikan Syahrial saat menerima LSM Barisan Rakyat Anti Penindasan (Berantas) dimotori Martin di ruang Dinas Kominfo Kota Tanjung Balai, Kamis (8/8).
“Saya tidak keberatan jika ada masyarakat atau aktivis yang melakukan unjuk rasa dalam mengkritisi kinerja pemerintah sepanjang dilakukan sesuai aturan dan etika. Bila unjuk rasa dilakukan tidak sesuai aturan dan etika, saya juga siap membuka baju maupun embel-embel jabatan untuk turun melawan pengunjuk rasa,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Syahrial mengungkapkan ketersinggungannya mendengar LSM Brantas melakukan unjuk rasa dan berorasi di depan Kantor Wali Kota pada saat dirinya sedang meresmikan pengoperasian bus Damri yang dihadiri tamu dan undangan khususnya dari Perum Damri. Untuk itu, Syahrial berharap ke depan, unjuk rasa dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

LSM Brantas yang di motori Martin mengatakan, alasan unjuk rasa yang mereka lakukan saat itu untuk mempertanyakan tindak lanjut dari sejumlah kasus dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjung Balai sejak 2017.
LSM Brantas menduga, Pemkot Tanjung Balai melakukan pembiaran atas terjadinya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Lingkungan Hidup.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tanjung Balai, Abdl Rahman Harahap mengatakan, semua kasus dugaan korupsi yang terjadi di dinas itu telah dan sedang diproses. Bahkan, ada yang sedang ditindaklanjuti pihak penyidik dari Polres Tanjung Balai. (ign)

Baca Juga :   HIMMAH dan PEMUDA NW Yakin Jokowi Tidak Akan Intervensi KPK Soal Kasus Dugaan Korupsi Kasus PT Newmont
Advertisement
Loading...
Loading…