Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Max Oder Sombu : Kita Akan Lihat Kasus Yang Belum Tuntas

Published

on

Kupang, realitarakyat.com – Kamis (8/8) Max Oder Sombu, SH, MA, MH dilantik menjadi Kepala Kejaksaan (Kajari) Kota Kupang menggantikan Winarno yang kini bertugas sebagai Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sulawesi Utara (Sulut).

Max Oder Sombu yang ditemui usai dilantik Kajati NTT, Pathor Rahman di Kejati NTT mengaku bahwa dirinya akan memanggil seluruh Kepala Seksi (Kasi) pada Kejari Kota Kupang untuk melihat kembali kasus – kasus yang belum tuntas.

Menurutnya, dirinya baru saja dilantik menjadi Kajari Kota Kupang. Untuk itu, dirinya akan mempelajari beberapa kasus yang dinilai tertunda atau belum dituntaskan oleh Kejari Kota Kupang.

“Saya akan panggil seluruh Kepala Seksi pada Kejari Kota Kupang untuk menanyakan kasus – kasus yang tertunda atau belum tuntas,” kata Max.

Disebutkan Kajari Kota Kupang, beberapa kasus yang dinilai belum tuntas sesuai informasinya seperti kasus kredit macet pada Bank NTT senilai Rp. 14, 5 miliar, kasus Alak – Maulafa senilai Rp. 10 miliar, kasus PT. Sasando, dan kasus Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata.

“Terima kasih atas infonya. Sayakan baru makanya saya akan panggil seluruh Kepala Seksi untuk pertanyakan ini,” terang mantan Kajari Kabupaten Sumba Timur ini.

Ditegaskan Max, dirinya tidak akan mempermainkan hukum bagi pencari keadilan. Untuk itu, sebagai Kajari Kota Kupang akan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Kupang.(rey)

Loading...
Baca Juga :   Nelayan Jepara Ancam Blokade PLTU Tanjung Jati
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pakai APBD DKI Jakarta, Kota Bekasi Siap Bangun Park and Ride

Published

on

Park and Ride. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Daerah

Peringati Hari Jadi Kota Bandung, Warga ‘Ngabring’ Sholat Subuh Akbar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Diapresiasi, Swasta yang Kembangkan Pendidikan di Daerah 3T

Published

on

Mendikbud Muhadjir Effendy saat membagikan sembilan unit komputer tablet, yang didalamnya sudah terdapat Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan aplikasi Rumah Belajar di Natuna, Kepulauan Riau. (Foto: Kemendikbud)
Continue Reading




Loading…