Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Kajati Bungkam Soal Status Mantan Gubernur NTT

Published

on

Foto : Pathor Rahman 

Kupang, realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi NTT Fair tahun 2018 senilai Rp. 28 miliar masih menjadi tanda tanya besar bagi warga NTT.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terkait dugaan keterlibatan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Pathor Rahman yang dikonfirmssi wartawan via Hand phone (HP) selulernya memilih bungkam terkait status mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Dalam kasus itu, Kejati NTT telah menahan lima orang tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp. 6 miliar.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Pathor Rahman akhirnya angkat bicara soal kasus dugaan korupsi proyek NTT Fair tahun 2018 senilai Rp. 29 Miliar.

Pathor Rahman yang baru bertugas sebagai Kajati NTT sepekan ini bakal mendalami dan mempelajari dugaan keterlibatan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam kasus dugaan korupsi NTT Fair.

Menurutnya, keterangan saksi bahwa adanya fee dan aliran dana untuk.mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya merupakan suatu petunjuk yang penting bagi jaksa

“Saya pasti mendalami soal komitmen soal fee proyek yang diduga diterima oleh mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya,” kata Kajati NTT, Pathor Rahman usai upacara HBA ke – 59 tahun, Senin (22/7).

Menurut Pathor, sudah ada laporan terkait kasus tersebut kepada dirinya untuk itu, dirinya akan bertindak cepat untuk mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

“Saya minta waktu untuk pelajari berkasnya, karena saya baru bertugas di Kejati NTT makanya saya perlu pelajari lagi kasusnya,” ungkap Pathor.

Diungkapkannya, dirinya tidak mau terburu – buru dalam menentukan sikap terkait adanya dugaan keterlibatan mantan Gubernur NTT dalam kasus dugaan korupsi NTT Fair.

Baca Juga :   Pasar Tanah Abang Terbakar

Diakuinya bahwa pengakuan saksi terkaitnya ada aliran dana kepada mantan Gubernur NTT merupakan suatu petunjuk yang akan ditindaklanjuti oleh dirinya selaku Kajati NTT.

Ditegaskan Pathor, dirinya memastikan bahwa akan.menuntaskan kasus dugaan korupsi NTT Fair. “Kalau salah saya tetap bilang salah, kalau benar saya bilang benar, makanya saya harus hati – hati dalam menentukan sikap jangan sampai menzolimi orang lain,”tegas Pathor.(rey)

Advertisement
Loading...
Loading…