Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Pengelolaan Sampah DKI Buruk, Warga Bantargebang Resah

Published

on

Bekasi, RealitaRakyat.com – Warga Bantargebang resah akibat buruknya pengelolaan sampah Pemprov DKI di kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Selasa (6/8/2019).

Berdasarkan pantauan RealitaRakyat.com, keresahan warga Bantargebang terjadi sejak TPST Bantargebang dilakukan swakelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, banyak aspek yang dilanggar Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Pasalnya banyak warga sekitar yang mengeluhkan pengelolaan sampah yang tidak sesuai.

Pasalnya selain tidak adanya lahan untuk menumpuk sampah, dampak pencemaran lingkungan,  dan bencana longsor dan kebakaran juga mengintai setiap saat.

Selain itu,  sampah yang menggunung di area seluas 110,3 hektar, ini menghasilkan air limbah yang meleleh dari timbunan sampah juga menjadi salah satu masalah yang harus ditangani di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Bahkan, tidak kalah beracun, air yang disebut lindi atau leachet itu juga merusak lingkungan. Selain, aroma gas yang dihasilkan dari tumpukan sampah yang menggunung.

Salah seorang warga yang bernama Wandi mengeluhkan pelengelolaan sampah di TPST yang buruk. Seperti tidak bekerjanya instalasi pembuangan air sampah karena ditumpuk sampah akibat keterbatasan lahan.

“Itu menyebabkan air Lindi yang ada di lokasi mencemari kawasan Bantar Gebang. Belum lagi aroma busuk dari tumpukan sampah yang menggunung,” katanya di Bekasi, Selasa (6/8/2019)sore.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DKI Andono Warih saat dihubungi RealitaRakyat.com, enggan merespon terkait persoalan yang dihadapi warga Bantar Gebang.

Loading...
Baca Juga :   Pasca Penusukan Santri, Walikota Jamin Cirebon Aman
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pakai APBD DKI Jakarta, Kota Bekasi Siap Bangun Park and Ride

Published

on

Park and Ride. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Daerah

Peringati Hari Jadi Kota Bandung, Warga ‘Ngabring’ Sholat Subuh Akbar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Diapresiasi, Swasta yang Kembangkan Pendidikan di Daerah 3T

Published

on

Mendikbud Muhadjir Effendy saat membagikan sembilan unit komputer tablet, yang didalamnya sudah terdapat Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan aplikasi Rumah Belajar di Natuna, Kepulauan Riau. (Foto: Kemendikbud)
Continue Reading




Loading…