Connect with us

Daerah

Kritisi Kunker DPRD NTB Ke Luar Negeri. HMI Mataram Unjuk Rasa

Published

on

MATARAM, Realitarakyat.com– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram berunjuk rasa di Kantor DPRD NTB, Selasa (6/8). Massa HMI menyoroti Kunjungan Kerja (Kunker) puluhan anggota DPRD NTB ke Eropa dan Australia dengan anggaran Rp 3,6 miliar.

Abdul Jamil yang berada dalam rombongan massa HMI mengatakan, Kunker anggota DPRD NTB melukai perasaan warga terutama korban gempa Lombok dan Sumbawa yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. “Mereka tetap berangkat walau kritikan mendapat kecaman pedas masyarakat melalui media,” jelas Abdul.

Dikatakan Jamil, kwalitas anggota DPRD NTB yang dipilih rakyat melalui sistem demokrasi dengan anggaran rakyat justru di gunakan untuk ‘berlibur’ sebelum selesai masa jabata mereka 30 September 2019 adalah bentuk penghamburan uang rakyat.

Ketua Umum HMI Mataram, Andi Kurniawan mengatakan, Kunker anggota DPRD NTB tidak tepat karena perekonomian dan rumah-rumah warga Lombok runtuh akibat gempa. Indek Prestasi Manusia (IMP) NTB juga rendah, kemiskinan akut, krisis air terjadi di mana-mana dan potensi kerusakan lingkungan di Sumbawa terbuka lebar.

Menurut dia, nomeklatur kunker seyogyanya diubah. Penolakan rakyat harus mendapat perhatian. Kunker bukan hanya melukai perasaan rakyat, tapi juga menghabiskan uang rakyat. “Secara tidak langsung para anggota DPRD ini mengianati amanah yang diberi rakyat,” demikian Andi Kurniawan. (LS)

Baca Juga :   Gubernur NTB DR Zulkiflimansyah Mulai Program Jumat Dialog Dengan Masyarakat
Advertisement
Loading...
Loading…