Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Dalam Waktu Dekat, Jabatan Ketua RT akan Di Naikkan Jadi 5 Tahun Dengan Tunjangan Rp 2,5 Juta Perbulan

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Masa jabatan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di DKI kini tidak bisa lagi seumur hidup.

Untuk penyegaran dan gerak perubahan di lingkungan masyarakat, Pemprov DKI membatasi pengurusan RT/RW maksimal hanya dua periode saja.

“Dulu tidak ada batas waktu, sekarang hanya dua periode. Minimal pendidikan SMP, dulu banyak juga yang tidak bisa membaca. Persyaratan ini supaya RT dan RW bisa mengikuti perubahan,” ujar Sekda DKI Saefullah kepada Realitarakyat.com, Kamis (1/8/2019).

Saefullah mengatakan  sosialisasi terkait pembatasan masa jabatan RT/RW tersebut sudah dilakukan di seluruh wilayah.

Adapun untuk RT/RW yang belum habis masa periodenya, pihaknya menunggu periodenya habis terlebih dahulu.

Sedangkan untuk meningkatkan kinerja RT/RW pihaknya melakukan pembinaan administrasi dan keuangan. Hal ini dilakukan sesuai Pergub No 168 tahun 2014 tentang Pedoman RT/RW.

“Pembinaan keuangan operasional RT/RW agar pengurus dapat melaksanakan tugas lebih baik lagi,” harapnya.

Ia menambahkan, setiap pengurus RT/RW juga akan mempunyai rekening khusus yang bisa digunakan untuk operasional RT/RW.

“Anggaran ini bisa digunakan untuk rapat dan kerja bakti. Bisa juga beli pulsa untuk menghubungi lurah dan camat,” terangnya.

Saefullah menjelaskan dalam waktu dekat ini Pemprov DKI dan Bank DKI akan membuatkan rekening yang secara serentak akan digunakan untuk transfer uang operasional RT/RW.

Selain itu, Pemda DKI juga sedang menggodok masa jabatan Ketua RT agar mendai 5 tahun sementara untuk honornya saat ini sudah Rp 2,5 juta perbulan.

“Iya benar, Kita lagi menggodok masa jabatan Ketua RT agar bisa 5 tahun, selama ini kan hanya 3 tahun, dan untuk honornya sejak tahun 2018 lalu sudah di tetapkan Rp 2,5 juta perbulan.”Ucap Sekda DKI Saefullah.

Baca Juga :   Jokowi Janji Februari PP Terkait Perangkat Desa Akan Terbit

Lanjut Saefullah, Selain dana operasional RT dan RW, besar tunjangan untuk jumantik juga ditambah dari Rp 500.000 menjadi Rp 700.000. Kemudian, tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kini juga mendapatkan dana operasional.

Sebelumnya, PKK tidak mendapatkan dana operasional, tahun depan mereka akan mendapat dana operasional sebesar Rp 500.000.

Dana operasional itu akan diterima setiap 3 bulan sekali. Totalnya untuk ketua RT menjadi Rp 6 juta dan ketua RW menjadi Rp 7,5 juta.(Nanang)

Advertisement
Loading...
Loading…