Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Sat Intelkam Polres Tanjungbalai lalai, Petugas Imigrasi Kembali Temukan 2.000 Gram Shabu Dari Ke-42 TKI Illegal

Published

on

Kedua TKI Illegal yakni Baihaqi A Rahman (37) dan Adlin (31) berikut dengan barang buktinya diamankan di Mako Polres Tanjungbalai.
TANJUNGBALAI, Realitarakyat.com  – Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Imigrasi Kelas II Kota Tanjungbalai – Asahan, ternyata 2 (dua) dari 42 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal atau tanpa dokumen yang sah yang diserahkan Sat Intelkam Polres Tanjungbalai ditemukan membawa Narkotika jenis shabu-shabu sebanyak 2.000 gram (2 kilogram).

Barang Bukti

 Kedua TKI illegal tersebut adalah Baihaqi A Rahman (37), warga Dusun Suka Damai, Kelurahan Dama Tutong, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur dan Adlin (31), warga Dusun Tgk Syiah, Kelurahan Ujung Baroh B, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.
Dari tas ransel kedua TKI Illegal tersebut, petugas Imigrasi menemukan 1 (satu) bungkus kemasan minuman Cokelat Milo yang dilapis dengan lakban warna kuning yang didalamnya ternyata berisi shabu-shabu masing-masing seberat 1 (satu) kilogram. Atas penemuan itu, Huntal H Hutauruk, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Tanjungbalai – Asahan langsung melaporkannya ke Polres Tanjungbalai.
“Shabu-shabu yang kita temukan dari kedua orang TKI illegal itu adalah 2 (dua) kilogram yang disimpan dalam tas ranselnya, masing-masing 1 (satu) kilogram”, ujar H Hutauruk, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Tanjungbalai – Asahan, Jumat (26/7).
Hal itu juga dibenarkan Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai,SH,SIK,MM. Katanya, mereka langsung bergerak ke Kantor Imigrasi sesaat setelah menerima informasi bersama dengan Kasat Narkoba AKP Adi Haryono SH, Kasat Intelkam AKP Usrat Aminullah dan Kasat Polair AKP Agung Basuni serta sejumlah personel Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku disuruh oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal di Pantai Baru, Kuala Lumpur – Malaysia untuk mengantar shabu-shabu tersebut kepada seseorang berinisial LU setibanya di Langsa, Aceh. Apabila shabu-shabu tersebut berhasil diserahkan ke tangan LU, maka pada saat itulah LU akan memberikan upah mereka, masing- masing sebesar Rp 30.juta”, ujar Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai,SH,SIK,MM.
Untuk pengusutan lebih lanjut, imbuh Irfan Rifai, kedua orang TKI illegal tersebut langsung digelandang dari Kantor Imigrsai ke Markas Komando (Mako) Polres Tanjungbalai berikut dengan barang buktinya.
Seperti diketahui, pada hari Rabu (24/7) lalu, Sat Intelkam Polres Tanjungbalai telah berhasil mengamankan satu unit kapal dari tangkahan swasta milik Halim di Jalan Garuda, Lingkungan II, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai bermuatan 43 orang TKI Illegal.
Dan 1 (satu) orang diantara TKI Illegal tersebut yakni Munawir alias Nawir (30) terpaksa diamankan karena terbukti membawa Narkotika bukan tanaman jenis shabu-shabu sebanyak 8.000 gram (8 kilogram).
Sementara, terhadap 42 orang TKI Illegal lainnya, Sat Intelkam Polres Tanjungbalai menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Kelas II Kota Tanjungbalai – Asahan guna dikembalikan ke daerah asal masing-masing.
Kemudian, pada hari Kamis (25/7), saat petugas Kantor Imigrasi Kelas II Kota Tanjungbalai – Asahan melakukan pemeriksaan, kembali ditemukan 2 (dua) dari 42 orang TKI illegal tersebut atas nama Baihaqi A Rahman (37) dan Adlin (31) ternyata membawa Narkotika jenis shabu-shabu seberat 2.000 gram (2 kilogram) yang dimasukkan ke dalam tas ranselnya, masing-masing membawa 1.000 gram (1 kilogram).
Akibatnya, kedua orang TKI Illegal asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ini yakni Baihaqi A Rahman (37) dan Adlin (31) terpaksa diamankan di Markas Komando (Mako) Polres Tanjungbalai menyusul temannya  Munawir alias Nawir (30) yang sudah lebih dahulu ditahan. (ign)
Baca Juga :   Sat Res Narkoba Tanjung Balai Amankan Tiga Pengedar Shabu
Advertisement
Loading...
Loading…