Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Masyarakat Kecewa Terhadap Lurah, Minta Gubernur Copot Lurah Tanjungbarat

Published

on

Erwin Ketua Paguyuban warga Gang Delima I Tanjungbarat

Jakarta, Realitarakyat.com – Kekesalan warga tidak terbendung yang mengakibatkan minta Lurah Tanjungbarat , Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan di copot.

Sebagai Lurah sudah semestinya bertugas untuk mengayomi masyarakat di wilayahnya/kelurahannya, namun sosok yang satu ini dinilai sangat ironis, janggal dan bertolak belakang.

Menunggu Lurah tanjung barat maupun yang mewakili, acara sampai telat dimulai

Harapan warga masyarakat masyarakat Gang Delima I RT 01/RW 05 untuk mendapatkan kunjungan Lurah maupun yang mewakili pada acara Syukuran sekaligus pembentukan Paguyuban warga tersebut, Sabtu (27/7/2019), pupus. Sebab, Lurah maupun yang mewakili batal menghadiri acara tersebut.

Sebelumnya, Stap Kelurahan Tanjungbarat Bernama M Toha telah menyatakan akan menghadiri acara tersebut.

“Saya sebagai panitia jujur sangat kecewa, Sebab Pak M Toha stap kelurahan telah menyatakan akan siap hadir ke acara tersebut, alhasil kami seyogyanya akan membuka acara pada pukul 20:30 Wib, namun karena menunggu beliau, alhasil acara kami mulai pada Pukul 22:30 Wib,” Ucap Ketua  Panitia Paguyuban warga Gang Delima I Tanjungbarat, Erwin  di Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Saat ditanya alasan kekecewaan, beliau menjelaskan, Kepercayaan warga, dan acara sampai molor.

“Ya pasti kecewa lah mas, kan ini baru bentuk Paguyuban, sudah di umumkan bahwa pihak kelurahan akan hadir, masyarakat sudah antusias, eh tiba-tiba gak hadir, padahal sejak jam 18:00 sudah kita hubungi kembali via watshap dan Via telp, namun beliau tidak mau jawab.” Ucap Erwin

Erwin juga menjelaskan, seharusnya pihak kelurahan menginformasikan beliau tidak bisa hadir agar masyarakat tidak menunggu – nunggu.

Padahal seluruh masyarakat menunggu kedatangan lurah maupun yang mewakili.

“Kami sebenarnya berharap bisa bertemu lurah maupun stap kelurahan, agar kami bisa dapat info apa apa perkembangan kegiatan di kelurahan.” Ucapnya.

Baca Juga :   SAPMA PP Langsa Minta Pemuda Wujudkan Pemilu Berkualitas

Untuk itu, Erwin minta kepada Gubernur agar mencopot lurah tanjung barat karena dinilai tidak mampu mengayomi masyarakat.

“Tugas lurah itu bukan di belakang meja, kalau tidak siap untuk pelayan masyarakat, ya kami minta gubernur agar mencopot lurah seperti ini,” Tutupnya. (Nanang)

Advertisement
Loading...
Loading…