Connect with us

Daerah

TKI Ilegal Bawa 8 Kg Shabu Dari Malaysia Diamankan Petugas Polres Tanjung Balai

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Munawie alias Nawir (30), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa dokumen atau ilegal terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib setelah kedepan membawa 8 kg shabu dari Malaysia.

Warga Dusun Tumpok Tengah, Desa Paloh Mampre, Kecamatan Nisam, Aceh Utara itu ditangkap Sat Intelkam Polres Tanjung Balai di tangkahan milik Halim di Jalan Garuda, Kuala Kapias, Teluk Nibung, Tanjung Balai, Rabu (24/7) sore.

Penangkapan Nawir bermula dari informasi yang didapat personil Sat Intelkam tentang adanya TKI illegal masuk Tanjung Balai dari Malaysia. TKI itu diduga membawa shabu cukup banyak.

Personel Sat Intelkam Polres Tanjung Balai menindaklanjuti informasi itu. Petugas melakukan penyelidikan dan menemukan kapal tanpa nama menurunkan TKI ilegal di tangkahan milik Halim. Kapal itu membawa 43 TKI termasuk tekong.

Seluruh penumpang termasuk tekong dan bawaan TKI dikumpulkan di ruang Sat Intelkam Polres Tanjung Balai. Satu persatu mereka diperiksa termasuk barang bawaannya.

Dari pemeriksaan, dalam tas dan ransel Nawir ditemukan enam bungkus kemasan minuman, dua bungkusan ditempel lakban.”Setelah dibuka, ternyata isinya shabu,” kata Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai, Kamis (25/7).

Dalam pemeriksaan awal, Nawie kepada petugas mengaku barang itu titipan CM di Malaysia. Setibanya di Tanjung Balai, bakal ada orang yang datang untuk mengambil bungkusan tersebut.

Untuk membawa bungkusan itu dari Malaysia, Nawir diberi upah Rp 5 juta yang akan diberikan sipenerima barang. Dia mengaku tidak mengetahui orang yang bakal mengambil barang itu. Tugas Nawir hanya membawa bungkusan itu dari Malaysia. “Kini Nawir termasuk barang bukti diamankan di Polres Tanjung Balai untuk diproses hukum,” demikian Irfan Rifai. (ign)

Baca Juga :   Ini Daftar Calon Anggota DPRD DKI Periode 2019-2024
Advertisement
Loading...
Loading…