Connect with us

TNI -POLRI

Polisi Dalami Motif Pelanggar Lalin yang Menabrak Polisi Saat Bertugas

Published

on

Bandung, Realitarakyat.com – Kepolisian terus mendalami Motif seorang pengendara Mobil yang Menabrak Petugas Polisi Lalulintas saat bertugas di Jalanraya.

Dalam Video tersebut seorang polisi yang terseret di atas kap mesin mobil minibus di bilangan Pasirkaliki, Bandung, Kamis (25/7/2019) tengah viral di media sosial.
Berdasarkan laporan korban yang terseret, Brigadir Natan Doris, dirinya kala itu tengah memerhatikan kendaraan yang melanggar lampu merah.

“Kendaraan awalnya diberhentikan oleh Aipda Deni (rekan kepolisian di tempat kejadian), namun tetap tidak berhenti. Kemudian oleh saya diberhentikan,” ungkapnya dalam laporan resminya.

Ketika diberhentikan, kendaraan minibus hitam dengan no pol B-1980-PRF tersebut, Natan menyebutkan, malah menambah laju kendaraaannya.

“Dan saya tertabrak sampai tergusur di samping Salon Anata Jalan Pasir Kaliki sejauh sekitar 100 meter,” ungkapnya.

Setelah itu, dirinya kemudian berhasil menepikan pengendara dan melakukan sanksi tilang. Natan juga sempat memeriksa pengendara.

Saya periksa kondisi kendaraan tidak ditemukan barang-barang berbahaya. Setelah itu saya tilang SIM pengendara tersebut dengan nomer tilang E.4038986,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan pihaknya akan mendalami lebih lanjut terkait sanksi yang dikenakan terkait perbuatan pengendara yang hampir mencederai petugasnya tersebut.

Ketika ditanya apakah ada sanksi khusus mengenai tindakan menabrak petugas kepolisian, Bayu mengatak pihaknya masih melakukan koordinasi untuk mendalami motifnya.

“Secara aturan undang-undang lalulintas arahnya untuk pelanggaran tilang. Masih koordinasi lebih lanjut apakah ada motif pelaku untuk nabrak anggota atau tidak,” ungkapnya ketika dihubungi Realitarakyat.com,Kamis (25/7/2019).

Dirinya akan berkoordinasi dengan pihak reskrim untuk meninjau aturan lebih lanjut.

“Kita masih harus koordinasi dengan reskrim. Mau kita kaji dulu. Belum bisa kasih keterangan soal sanksi itu, agar nanti tidak salah,” pungkasnya.(Ujang S)

Baca Juga :   Koopsau Uji Kemampuan Menembak Dengan Senjata Laras Pendek di Halim
Advertisement
Loading...
Loading…