Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

KPK Akan Kembangkan Kasus Jual Beli jabatan di jajaran Kemenag Termasuk Kemenang NTB

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kbali akan mengembangkan kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, terus memantau persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. KPK menunggu vonis hakim terhadap terdakwa Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik, M Muafaq Wirahadi.

“Tunggu perkembangan di fakta persidangan karena di persidangan sudah sampai di tahap tuntutan juga nanti ada tahapan pleidoi kemudian ada putusan ya,” ujar Febri saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (25/7/2019).

Dia meyakini Majelis Hakim Pengadilan Tipikor akan mempertimbangkan sejumlah fakta persidangan yang menyebut Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara itu. Terutama mengenai pemberian uang dari pihak lain serta bagaimana peran Lukman Hakim dalam seleksi jabatan di Kemenag.

“Pertimbangan hakim juga kami lihat di sidang itu pasti kami cermati dan salah satu tujuan untuk mencermati fakta sidang agar rumusan tuntutannya menjadi lebih komplet begitu dan tuntutan kemarin sudah kami bacakan bahwa nanti ada pengembangan atau menelisik lebih jauh peran dari pihak lain,” ucapnya.

Di persidangan, 26 Juni 2019 Lukman Hakim Saifuddin mengaku pernah menerima uang 30.000 dolar Amerika dari panitia Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional pada 2018. Uang tersebut tidak dilaporkan ke Direktorat Gratifikasi KPK.

Selain itu, Disinggung keterlibatan beberapa Rektor dan Kanwil Kemenag lainnya yang terlibat dalam kasus jual beli jabatanlainnya, Febri mengatakan , usai putusan ini akan terus di kembangkan.

“yang jelasnya kasus ini tidak akan berhenti sampai disini, kita akan kembangkan terus, sesuai dntemuan kita, serta di tam,bah lapor masyarakat lainnya.” Ucap Febri.

Sebelumnya, Kanwil Kemenang NTB Nasrudinelah di laporkan ke KPK salah satu terduga suap jual beli jabatan di Kemenag RI (Es)

Baca Juga :   Nilai Rupiah Semakin Amblas Hingga ke Rp 14.000.-
Advertisement
Loading...
Loading…