Connect with us

Politik

Parpol Belum Berani Sebut Nama Calon Pimpinan MPR RI

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Meski kini politik perebutan kursi pimpinan MPR RI mulai memanas, namun parpol-parpol di MPR RI baik koalisi maupun di luar koalisi, belum berani menyebutkan nama-nama yang akan diajukans sebagai calon pimpinan MPR RI tersebut.

PDIP misalnya, yang sudah pasti akan menduduki kursi pimpinan DPR RI sesuai amanat UU MD3 (MPR,DPR,DPD dan DPRD), yang hanya lima pemenang pemilu (PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem dan PKB) yang akan menjabat pimpinan DPR RI, namun tidak demikian dengan kursi MPR RI, karena akan dipilih secara paket.

“Kalau tidak dipilih secara musyawarah mufakat, maka akan dipilih secara paket dengan dipilih langsung oleh anggota MPR RI. Bisa ada tiga paket plus DPD RI. Hanya saja perwakilan dari DPD RI ini harus satu nama di masing-masing paket. Kalau tidak, maka harus revisi Tatib MPR RI, tapi tak musngkin karena periode MPR RI tinggal dua bulan. Kalau masih enam bulan bisa,” demikian anggota Fraksi PDIP MPR RI Hendrawan Supratikno.

Hal itu disampaikan Hendrawan dalam diskusi empat pilar MPR RI “Musyawarah Mufakat Untuk Pimpinan MPR” bersama Ketua Fraksi Partai Gerindra MPR RI, Fary Djemi Francis, anggota Fraksi PPP MPR RI Ahmad Baidowi, dan pengamat politik dari UIN Syahid Jakarta,, Adi Prayitno di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (22/7/2019).

Kalau soal nama lanjut Hendrawan, selama ini yang terus-menerus terlibat dalam sosialiasi empat pilar MPR RI dan konstitusi adalah Menkumham RI Yasonna Laoly. “Jadi, silakan parpol sebut nama-nama calon pimpinan MPR RI agar sejak sekarang bisa dikomunikasi dan publik bisa menilai layak tidaknya nama tersebut menjadi pimpinan MPR,” tambahnya.

Sejauh itu menurut anggota Komisi XI DPR itu, tak masalah jika pimpinan MPR RI dijabat oleh Golkar karena perolehan kursinya terbesar kedua di DPR RI, juga Gerindra karena perolehan suaranya kedua dalam pemilu 2019 dan PKB mewakili Nahdlatul Ulama (NU) yang komitmen untuk menjaga dan merawat NKRI.

“Yang terpenting itu, apakah yang akan dikerjakan MPR RI dalam lima tahun ke depan? Bukan saja melantik presiden dan wapres terpilih,” katanya.

“Atau dari DPD RI. Ya, silakan pilih pemilihan model yang mana? Sistem paket atau musyawarah mufakat? Kalau musyawarah mufakat, apakah ada figur seperi alm. Taufiik Kiemas (TK) yang memiliki jam terbang tinggi dan lobi politik yang handal, sehingga mampu menyatukan semua kekuatan di MPR RI?” tanya Hendrawan.

Sementara itu dari PPP kata Achmad Baidowi (Awiek) kemungkinan besar Arsul Sani, yang selama ini aktif di Komisi III DPR RI. “Salah-satunya nama yang layak dari PPP untuk di MPR RI, Pak Arsul Sani,” ungkapnya.

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Airlangga Bakal Rampingkan Jumlah Pengurus DPP Golkar

Published

on

Continue Reading

Politik

Wapres Ma’ruf Minta Airlangga dan Bamsoet Kompak Bersatu

Published

on

Continue Reading

Politik

Sah, Airlangga Hartarto Dibaiat Jadi Ketua Umum Golkar Lagi

Published

on

Continue Reading




Loading…