Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ekonomi

PT Pos Indonesia Terancam Gulung Tikar, Rieke Diah Pitaloka Minta Pemerintah Suntik Dana

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com – Perusahaan Plat Merah PT. Pos Indonesia sedang menghadapi krisis keuangan berujung pailit. Namun begitu, banyak pihak termasuk anggota DPR RI mengimbau jangan sampai ada kebijakan penutupan.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pos Indonesia dinilai memiliki sejarah atau punya nilai historis teramat tinggi dalam mendampingi perjalanan kemerdekaan Indonesia. Keberadaannya juga dipandang sangat penting di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini.

“Saya akan mempertahankan PT. Pos untuk tidak pailit, karena merupakan bagian dari sejarah kemerdekaan bangsa ini. Tanpa PT. Pos, Indonesia takkan pernah merdeka,” ucap Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka saat mengikuti RDP Komisi VI DPR RI dengan Kementerian BUMN, PT. Pertamina, PT. PLN, dan PT. Telkom, di Gedung DPR RI, Kompleks Perlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Sekarang, menurut Rieke, PT. Pos Indonesia memang sedang mengalami kesulitan keuangan. Sampai untuk menggaji para pegawainya harus meminjam ke bank. Kepada Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, politisi PDI-Perjuangan ini mendesak agar mempertahankan keberadaan BUMN bersejarah itu.

Rieke bahkan meminta Pimpinan Komisi VI DPR RI untuk menjadwalkan rapat dengan Direksi PT. Pos Indonesia. Karena pasti banyak sekali persoalan yang bakal terungkap.

 Kemudian untuk pejabat yang bertanggungjawab atas pengawasan PT Pos Indonesia di kementerian BUMN, Rieke juga meminta agar cermat dan tidak tinggal diam dengan permasalahan ini.(Es)
Baca Juga :   Berkat Sertifikat Indikasi Geografis, Kesejahteraan Pengrajin Tenun Ikat Sikka Berubah
Advertisement
Loading...
Loading…