Connect with us

Politik

MPR Sepakat Amandemen Terbatas dan Pamitan 27 September

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Masa anggota dan pimpinan MPR RI periode 2019 – 2024 akan berakhir sekaligus akan pamitan kepada rakyat pada 27 September 2019 mendatang. Pimpinan yang semula lima (5) orang, kemudian menjadi delapan (orang) setelah revisi UU MD3 (MPR,DPR,DPD dan DPRD) pada 8 Februari 2018 silam.

Kedelapan pimpinan MPR RI terdiri dari Zulkifli Hasan (PAN), EE. Mangindaan (Demokrat), Mahyudin (Golkar), Hidayat Nur Wahid (PKS), Oesman Sapta Odang (Hanura), plus Ahmad Basarah (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), dan A. Muhaimin Iskandar (PKB).

“Selain sidang pamitan pada 27 September nanti, MPR RI sepakat melakukan amandemen terbatas dan perlunya garis-garis besar haluan negara (GBHN). Tapi, kedua kesepakatan itu kita serahkan pada MPR periode 2019 – 2024,” tegas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Sementara itu untuk kegiatan rutin MPR RI akan menggelar sidang tahunan dengan agenda pidato kenegaraan pada 16 Agustus, Hari Konstitusi pada 18 Agustus, dan syukuran HUT MPR RI ke – 74 pada 27 September.

Dan, mengingat pimpinan MPR RI pada periode ke depan hanya lima orang sebagaimana amanah UU MD3, maka MPR RI juga akan merevisi UU MD3 terkait Tatib tersebut dari 8 orang menjadi lima orang.

“Jadi, sidang tahunan dan syukuran HUT MPR ke-74 ini sekarang ini, yang terakhir MPR periode 2014 – 2019. Karena pemilu 2019 sudah selesai, maka tema HUT MPR kali ini adalah ‘Menjahit Kembali Merah Putih – Membangun Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Kan pilpres sudah selesai,” pungkasnya.

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Jimly: DKPP Pelopor Lahirnya MKD

Published

on

Continue Reading

Politik

Mukernas Tentukan Muktamar PPP

Published

on

Continue Reading

Politik

Bikin Jeblok karena Konflik Panjang, PPP Disarankan Islah

Published

on

Continue Reading




Loading…