Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

DPR Minta Sekarang, Pansel KPK: Terserah Presiden

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Soal calon pimpinan KPK (Komisi pemberantasna Korupsi) yang diseleksi oleh panitia seleksi (Pansel) Capim KPK yang dipimpin oleh yenti Garnasih, kalangan DPR meminta pansel secepatnya bekerja dan menyerahkan 10 Capim KPK itu ke DPR. Namun, Pansel menyerahkan itu kepada Presiden RI.

“Saya minta 10 orang hasil seleksi Capim KPK itu diserahkan ke DPR periode sekarang. Sehingga DPR akan lebih mengetahui akan kemana KPK ke depan? Sebab, pimpinan KPK itu selain berkualitas juga harus kompak,” demikian anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan.

Hal itu disampaikan dalam diskusi “Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni” di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (18/7/2019) bersama Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih, mantan Ketua KPK Jilid II Antasari Azhar, dan pakar Pidana Universitas Pelita Harapan, Jamin Ginting.

Selain itu lanjut politisi PDIP itu, jangan ada sentimen-sentimen antara pimpinan KPK dan penyidik. Sebab, yang harus dibangun adalah institusional building, lembaga KPK yang kuat dengan kinerja yang baik. “Jadi, kami minta pansel kirimkan setengah malaikat ke Komisi III DPR,” katanya.

Namun, kata Yenti, pihaknya akan menyerahkan hal itu pada Presiden Joko Widodo. Dimana pada dari 376 pendaftar tinggal 192 orang yang sedang seleksi tahap kedua. Selanjutnya hanya akan dipilih 10 orang untuk dikirim ke Presiden selambat-lambatnya tanggal 29 Agustus.

“Jadi, apakah akan diuji oleh DPR RI periode sekarang atau yang akan datang, itu kami serahkan ke Presiden. Juga jangan samakan KPK Indonesia dengan Hongkong yang seluas Jakarta Selatan, dan tantangannya tentu berbeda,” pungkasnya.

Sementara itu DPR RI periode 2014 – 2019 akan berakhir mas tugasnya hingga akhir September 2019 mendatang.

Baca Juga :   Mau Bertemu, Amien Rais Persilakan Jokowi Datang Ke Yogjakarta
Advertisement
Loading...
Loading…