Connect with us

Kriminal

Masa Penahanan Pemuda yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Diperpanjang

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Siapa yang tak kenal Hermawan Susanto, ya pria itu mendadak terkenal lewat aksinya yang tak patut dicontoh, yakni mengancam memenggal kepala Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, saat ikut berdemonstrasi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jumat (10/5/2019).

Dua hari kemudian, polisi menangkap pemuda itu saat bersembunyi di rumah kerabatnya, di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019). Hermawan Susanto pun ditetapkan sebagai tersangka.

Masa penahanan terhadap Hermawan telah berakhir pada hari Kamis (11/7/2019) kemarin. Dan kini polisi memperpanjang masa penahannya selama 30 hari ke depan.

Informasi perpanjangan masa penahanan itu pun dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

“Ya perpanjangan pengadilan 30 hari ke depan,” kata Kombes Argo.

Atas perbuatannya itu, Hermawan dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden. [ipunk]

Baca Juga :   Pasca Kerusuhan Baru 110 dari 648 Tahanan yang Berhasil diamankan
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending