Connect with us

Daerah

Bahas Tatib Wagub DKI, Tak Ada Laptop Rapat Diskors

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Rapat Panitia Khusus Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, pada Selasa (9/7), sempat diskors karena tak ada laptop. Rapat dimulai lagi pukul 11.00 WIB dengan agenda finalisasi tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

Para anggota DPRD DKI sudah hadir di ruang rapat sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa di antaranya yaitu Ketua Pansus Muhamad Sangaji alias Ongen dan Wakil Ketua Pansus Bestari Barus, Syarif dan Abdul Ghoni (Gerindra) dan Abdurrahman Suhaimi (PKS).

Namun, setelah setengah jam berlalu, rapat belum juga dimulai. Bestari menanyakan terkait kelengkapan peralatan rapat seperti laptop. “Mana nih laptopnya? Bagaimana kita mau rapat. Apa memang sengaja supaya rapat dibikin enggak jadi,” kata Bestari di gedung DPRD DKI Jakarta.

Sempat terjadi tanya jawab antara anggota dewan dengan anggota dari Sekretaris Dewan. Tapi, salah seorang anggota Sekretaris Dewan mengatakan laptop dipakai oleh peserta rapat di ruangan lain.

Bestari menyesalkan ketidaklengkapan alat yang disediakan. Ia menanyakan ketersediaan alat lain. “Masa laptop cuma satu?” katanya.

Mendengar hal itu, Ongen langsung mengambil tindakan untuk membuka rapat dan langsung menutup kembali rapat tersebut. Ongen mengatakan rapat diskors hingga pukul 13.00 WIB.

“Rapat Pansus Wagub saya tutup karena Sekwan tidak menyiapkan alat peraga secara baik, sehingga rapat Pansus tidak bisa dilaksanakan. Sekwan kita panggil secara khusus. Saya skors sampai jam 1,” ujar Ongen sambil mengetuk palu.

Rapat diundur karena tak ada laptop bukan hanya terjadi kali ini. Kemarin, seharusnya Pansus juga menggelar rapat. Namun, rapat diundur karena tidak ada pihak administrasi yang membawa laptop tersebut.

“Bagaimana kita mau rapat. Semua data kita ada di laptop semua. Orang administrasinya enggak masuk,” kata Bestari, Selasa (9/7) malam.

Baca Juga :   Hari ini Jokowi Dari Filipina Langsung Ke Manado Buka Kongres GMNI ke 20

Saat ini terdapat dua calon yang akan dimajukan menjadi calon wagub DKI. Mereka ialah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Keduanya sudah melalui proses uji kepatutan dan kelaikan.

Advertisement
Loading...
Loading…