Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

TB Hasanuddin : Tak Etis Parpol Rebutan Minta jatah Menteri

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Mantan Ketua Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin mengimbau para elite parpol tak perlu berlomba-lomba menarik perhatian agar dipilih sebagai menteri. Urusan menteri, lanjutnya, merupakan hak prerogatif Jokowi.

“Jadi menurut hemat saya, tak usah rame ramelah, soal siapa yang jadi pembantu presiden Jokowi, kita serahkan saja kepada Jokowi, sebagai pemegang hak prerogatif dalam menentukan pembantu pembantunya,” ujarnya kepada Realitarakyat.com saat diminta tanggapannya terkait jatah Menteri bagi Parpol, Sabtu (6/7/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini meyakini Presiden Joko Widodo tak menutup mata atas dinamika yang terjadi di lapangan selama masa kampanye.

Sekretaris Militer Presiden ke-4 Megawati Soekarnoputri ini menilai tidak semua partai koalisi solid mendukung pasangam nomor urut 01.“Memang terlihat di banyak daerah caleg Golkar pun enggan memasang baliho Pak Jokowi,” tandasnya.

Kang Hasan, begitu TB. Hasanuddin disapa, membeberkan kondisi kampanye di wilayah Jawa Barat pasangan Jokowi-Ma’ruf hanya unggul di 6 daerah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat seperti di Kota Cirebon, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Subang.

“Empat dari enam daerah yang menang adalah basis PDIP,” jelas mantan Sekretaris Militer di era Presiden Megawati ini.

“Jika ada pimpinan TKD Jabar yang teriak-teriak menang banyak itu aneh. Karena dulu PDIP sendiri di depan dan dapat 40,22 persen. Sekarang ada TKD dan TKN, cuma dapat 40,07 persen. Jadi wajarlah kader-kader kami meragukan kerja keras sebagian teman-teman di partai koalisi,“ pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan dalam politik pihak yang menang biasanya memang akan mendapat jatah menteri.

Saat ditanya jumlah, Cak Imin jelas meminta sebanyak-banyaknya.

Baca Juga :   Tuding Rekayasa, hanya Kepentingan Politik Rizieq Shihab

“Kalau doa, sebanyak-banyaknya. Saya enggak berani berharap tapi berdoa saja, usulin 10 minimal (kader PKB jadi menteri),” ujar Cak Imin.

Politisi Partai Nasdem Teuku Taufiqulhadi menilai partainya sudah sepantasnya mengusulkan nama menteri lebih dari yang diusulkan Ketua Umum PKB.

Dia mengklaim partainya mendapatkan perolehan kursi di DPR lebih banyak dibanding partai pimpinan Cak Imin itu.

“Suara Nasdem kan lebih besar dari pada PKB di DPR, berdasarkan kursi, maka sepantasnya Nasdem mengusulkan 11 (nama menteri),” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2019).(Es)

Advertisement
Loading...
Loading…