Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

Airlangga Hartarto Dinilai Layak Pimpin Partai Golkar

Published

on

Foto : Inche Sayuna 

Kupang, realitarakyat.com – Ir. Airlangga Hartarto dinilai sosok yang paling tepat untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya kedepannya.

Untuk itu, Partai Golkar baik pada tingkat DPD I dan DPD II Partai Golkar telah bersepakat untuk mendukung Airlangga untuk memimpin Partai Golkar kedepannya.

Demikian diungkapkan Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT, Inche Sayuna kepada wartawan, Sabtu (6)7) di Kupang.

Menurutnya, berdasarkan hasil pleno partai Golkar pada tingkat I dan II telah bersepakat untuk kembali mengajukan Airlangga sebagai calon Ketua Umum (Ketum) pada Munas yang bakal digelar nantinya.

Dijelaskan Inche, ada beberapa pertimbangan dari DPD I dan DPD II partai Golkar yang mendasar sehingga memilih Airlangga untuk menjadi Ketum Golkar.

Disebutkannya, pertimbangan yang paling mendasar yakni bahwa Airlangga mampu memperbaiki Partai Golkar ketika peristiwa yang menimpa Ketum Golkar, Setya Novanto.

Selain itu, lanjutnya, Airlangga mampu membawa partai Golkar dengan menempati urutan kedua pada Pemilu 17 April 2019 dalam perolehan suara tingkat DPR RI.

“DPD I dan II menilai bahwa Airlangga adalah sosok yang layak jadi Ketua Umum Golkar,” ujar Inche.

Alasan lainnya adalah, tambahnya, bahwa Airlangga memiliki perhatian yang besar bagi DPD I dan II Partai Golkar di NTT sehingga dianggap layak memimpin partai golkar.

“Sosok yang tepat pimpin partai Golkar dan roda politik berhasil dijalankan saat partai Golkar dalam kondisi carut marut,”tambah Inche.

Diakuinya bahwa dalam tubuh Partai Golkar banyak kader yang mampu namun hanya sosok Airlangga yang dinilai layak dan pantas pimpin Partai Golkar.

“Kami sudah sepakat di Munas nanti kami NTT ajukan Airlangga untuk jadi Ketua Umum,” tegas Inche.(rey)

Baca Juga :   KH Said Awil Siradj : Jangan Gunakan Dalil - Dalil Alquran Untuk Alat Politik
Advertisement
Loading...
Loading…