Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

Kasus E-KTP, Dua Anggota DPR Dipanggil KPK

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPR Fraksi PDIP Arif Wibowo dan politi Partai Demokrat Mohammad Jafar Hafsah terkait dengan kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Keduanya anggota DPR RI tersebut dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Markus Nari. “Bahwa yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” tegas Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (4/7/2019).

KPK sempat memanggil Arif Wibowo beberapa waktu lalu, namun yang bersangkutan mangkir mangkir dan meminta penjadwalan ulang.

Markus Nari sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus e-KTP. Markus diduga memperkaya diri sendiri, orang lain maupun perusahaan atas kasus e-KTP.

Penyidik mengenakan Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ini merupakan status tersangka kedua bagi Markus. Sebelumnya Markus Nari telah dijadikan tersangka dalam kasus merintangi proses hukum.

Markus diduga menekan mantan anggota Komisi II DPR Miryam‎ S Haryani agar memberikan keterangan tidak benar pada persidangan. Markus Nari juga diduga mempengaruhi terdakwa Irman dan Sugiharto pada persidangan kasus e-KTP.

Dalam kasus merintangi proses hukum ini Markus dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana ‎Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

 

Baca Juga :   Bandar Narkoba Melawan, Tito: Tembak Saja
Advertisement
Loading...
Loading…