Connect with us

Daerah

Gunakan Pakaian Ketat, 12 Ibu Rumah Tangga Terjaring Razia Dinas WH Langsa

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Sedikitnya 12 ibu rumah tangga berpakaian ketat dan tidak berhijab di depan umum terjaring razia Dinas Syari’at Islam dan Wilayatul Hibah (WH) di Pasar Pusat Kota Langsa, Kamis (4/7).

Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Langsa, H Ibrahim Latif mengatakan, razia dilakukan setelah menerima laporan masyarakat terkait maraknya kembali perempuan mengenakan pakaian ketat atau tidak berhijab di tempat umum seperti pusat pasar kota Langsa.

Atas laporan itu, kata Ibrahim, satu regu petugas WH langsung ke lokasi. Petugas menemukan apa yang dilaporkan masyarakat itu. “Mereka yang menyalahi syariat Islam itu terkejut melihat kedatangan petugas dan tak terima dirazia,” ujar Ibrahim.

Namun, kata Ibrahim, petugas WH tak bergeming dengan penolakan ibu-ibu tersebut. Mereka yang mengenakan pakaian ketat atau tak memakai jilbab langsung tindak petugas.

Mereka dinaikkan ke mobil patroli WH dan diangkut ke kantor Dinas Syari’at Islam Kota Langsa untuk dilakukan proses pembinaan. “Saat mau dinaikkan ke mobil patroli WH itulah mereka tak terima dan memaki maki petugas,” kata dia.

Di Kantor Dinas Syari’at Islam, mereka didata dan diharuskan membuat suratpernyataan di kertas bermaterai berisi janji tidak mengulangi lagi perbuatannya. “Mereka berjanji, ketika keluar rumah atau berbelanja mengenakan pakaian Islami dan jilbab,” ucap Ibrahim.

Setelah dilakukan pembinaan dan membuat pernyataan, mereka juga harus dijemput pihak keluarga. “Perempuan membuka aurat di depan umum selain melanggar Syariat Islam juga menyeret ayah, suami dan saudara laki-lakinya ke neraka,” tutup Ibrahim Latif. (MS)

Baca Juga :   Dispora Labusel Mebuka Turnamen Sepak Bola Eksekutif Memperingati Hari Jadi Pemkab Labusel Ke 10
Advertisement
Loading...
Loading…