Connect with us

Kriminal

Setubuhi Anak Sendiri, Ngaku Ke Polisi Karena Khilaf

Published

on

Probolinggo,Realitarakyat.com – Seorang anak adalah titipan Allah, dan seharusnya tugas sang ayah adalah memberikan perlindungan, memberikan tempat tinggal, sandang papan dan memberikannya pendidikan, namun di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) ada Seorang ayah yang tega menyetubuhi putri kandungnya hingga hamil dan melahirkan. Pelaku mengaku khilaf karena terbawa nafsu saat melihat anaknya sedang tidur.

Pelaku, Mohamad (30), warga Desa Ranu Wurung, Kecamatan Gading, telah meniduri putrinya yang masih berusia 16 tahun berulang-ulang kali. Korban kemudian hamil dan kini telah melahirkan.

“Aksi pelaku pertama kali dilakukan pada Februari 2018 lalu. Dia tidak sengaja melihat anaknya sedang tidur pulas di dalam kamarnya,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto, kepada wartawan di Probolinggo, Jatim, Rabu (3/7/2019).

Awal kejadian, kata dia, pada malam hari saat semua penghuni rumah sedang tertidur, dia berkeliling ruangan untuk melihat kondisi rumah. Saat melintasi kamar korban, dia melihat putrinya sedang tidur pulas dengan pakaian terbuka.

Dari sana muncul niat pelaku untuk menyetubuhi korban. Saat mendekati anaknya dan meraba-raba bagian sensitif, korban sempat kaget dan berusaha memberontak. Namun korban segera dibekap dan mendapat ancaman dari pelaku agar menurut.

“Kasus ini terungkap ketika ibu korban melihat perubahan pada tubuh korban. Setelah diketahui hamil, dia memaksa putrinya bercerita,” ujar dia.

Korban yang melahirkan anak secara prematur awalnya enggan bercerita. Namun pada akhirnya dia menuturkan bahwa orang tua dari bayi tersebut merupakan bapaknya.

Ibu korban langsung melaporkan pelaku ke polisi. Petugas menangkap Mohamad di kawasan desa terpencil lereng Gunung Argopuro sebelum dia berangkat untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia ke Malaysia.(Wahyudi)

Baca Juga :   Ini kesaksian Said Iqbal di Persidangan Terkait Keterlibatan Prabowo di Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending