Connect with us

Daerah

Akibat Ekonomi, Jumlah Janda Di Lombok Tengah Makin Bertambah Banyak

Published

on

Praya,Realitarakyat.com – Jumlah perempuan menjanda di Lombok Tengah makin berjibun setiap harinya. Ini menyusul tingginya angka perceraian di daerah itu.

Pengadian Agama Praya mencatat, setidaknya ada lima sampai sepuluh perkara cerai diputuskan setiap hari kerja. Praktis angka itu menunjukkan jumlah angka perempuan yang menjadi janda di daerah itu. Perkara cerai ini nyaris tak terbendung, selalu ada masyarakat yang mengajukan setiap harinya.

Menurut Kepala PA Praya, Didi Nurwahyudi, tingginya angka perceraian ini disebabkan beberapa faktor. Salah satu penyebab utamanya adalah faktor ekonomi keluarga.

“Angkanya terus meningkat, cuma bagaimana kita bisa melayani mereka dan program unggulan yakni satu hari selesai pemberkasan dan bisa memberikan putusan yang cepat. Karena angka perceraian ini ada saja yang kita putuskan setiap hari,” ungkap Didi, kepada Realitarakyat.com ,Rabu (3/7/2019).

Untuk tahun 2018 yang lalu per 28 Desember , lanjut Didi, jumlah perkara yang ditangani mencapai 2500. Dari jumlah itu, ada sekitar 2000 perkara yang diputuskan. Mulai dari waris dan perkara anak dan mayoritas untuk perkara yang diputuskan adalah perceraian.

“Per hari bahkan sekitar 20 yang daftar cerai dan yang putus sekitar 5 sampai 10 kasus,” tambahnya.

Didi mengaku, untuk menekan angka perceraian ini disiasati dengan sidang isbat nikah. Tetapi kendalanya banyak masyarakat yang tidak siap sampai tingkat kecamatan.

“Kita berharap dengan adanya isbat nikah ini nantinya bisa membuat hubungan rumah tangga bisa menjadi lebih baik dan proses administrasi menjadi lancar. Karena ketidakjelasan bukti pernikahan ini akan mempersulit berbagai persoalan yang ada,” tambahnya.

Didi menegaskan, banyak perceraian ini juga disebabkan masih belum siapnya mental menjadi orang tua. Terlebih perceraian kebanyakan merupakan orang- orang yang saat menikah masih belum beranjak dewasa. Sehingga sangat rentan untuk terjadinya permasalahan keluarga.

Baca Juga :   Sungguh Biadap, Ayah Kandung Tega Perkosa Anaknya Demi Puaskan Nafsu Birahinya

“Masalah perceraian ini banyak faktor dan ini terjadi di semua kalangan. Makanya sidang- sidang yang kita lakukan selalu didominasi oleh kasus perceraian. Bahkan yang mendaftar perceraian selalu meningkat dan setiap hari ada saja perkara perceraian yang kita putuskan,” tambahnya.(Isnaini)

Advertisement
Loading...
Loading…