Connect with us

Daerah

Nurmalini: Rendah Kesadaran Perempuan Manfaatkan Teknologi

Published

on

TANJUNG BALAI, Realitarakyat.com– Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Tanjung Balai, Nurmalini Marpaug mengatakan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan elemen penting proses transformasi sosial, budaya, politik dan ekonomi.

Apalagi, kata Nurmalini mewakili Wali Kota Tanjung Balai pada acara Literasi Media Bagi Anggota Organisasi Wanita yang digelar Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Utara di Aula GOW, Tanjung Balai, Rabu (26/6), di era Masyarakat Ekonomi ASEAN, Indonesia menjadi pusat ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Namun, lanjut Nurmalini. distribusi akses TIK masih belum merata di tanah air dari aspek geografis maupun strata sosial. Padahal, dalam deklarasi Beijing ditegaskan, pemberdayaan perempuan dalam bidang TIK bakal meningkatkan kontribusi perempuan dalam ekonomi keluarga.

Dikatakan, rendah kesadaran perempuan memanfaatkan teknologi untuk menunjang tugas-tugas mereka. “Di sinilah diperlukan literasi digital yang holistik, menyeluruh, terutama dorongan diri mempelajari atau menguasai TIK untuk kebaikan diri, keluarga dan lingkungan.

Acara ini digelar dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kaum perempuan sekaligus juga untuk menahan dampak berita hoaks karena sudah melek terhadap dunia digital.

Soalnya, kata Nurmalini, peran kaum perempuan sangat penting menahan beredarnya berita-berita hoaks bila mereka sudah mampu menggunakan media sosial dengan bijak. “Bila kita ragu mendengar atau membaca suatu berita, segeralah melakukan tabayyun”, ungkap dia.

Nurmalini juga berharap kaum perempuan Tanjung Balai dapat mengikuti seluruh materi yang diberikan, sehingga betul-betul memahami pentingnya peran perempuan dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Dengan mendapatkan informasi program lembaga penyiaran sehat, layak, benar, dan siaran sehat untuk rakyat mempercepat terwujudnya ” Tanjung Balai Menuju Kota Layak Anak’.

Wakil Ketua KPID Provinsi Sumatera Utara, Drs Rachmad Karo Karo mengatakan, acara ini sesuai dengan peraturan undang-undang No: 32/2002 tentang penyiaran dan peraturan Komisi Penyiaran Indonesia No: 01 dan 02 /P/KPI/ 03 /2012 tentang pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3-SPS).

Baca Juga :   Masyarakat Pertanyakan Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Ulama ke Polres

Acara ini adalah program kerja dari KPI Daerah Provinsi Sumatera Utara 2019 seperti tertuang dalam keputusan Ketua KPID Sumatera Utara. “Karena itu, kami berterima kasih kepada Wali Kota Tanjung Balai yang mengapresiasi dana memberikan izin untuk menjadikan TanjungBalai sebagai pilihan Lokasi Kegiatan setelah KPID Sumut.

Menurut Racmad, peran dan posisi kaum perempuan selain menjadi Ibu juga sebagai mitra sejajar dengan kaum pria. Karena itu, perempuan mempunyai kesempatan dan tanggung jawab sama dengan pria terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Hasil penelitian, perempuan memilki waktu yang lebih banyak dibandingkan dengan kaum pria dalam mendampingi anak-anak di keluarga untuk mendengarkan siaran radio, televisi maupun media lainnya,” ddemikian Rachmad Karo-Karo. (ign)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending