Connect with us

Daerah

Terpenuhi Unsur Pidana, Kasus ADD Desa Lifuleo Naik Status

Published

on

Foto : Edy Hartoyo

Rote, realitarakyat.com – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rote Ndao akhirnya meningkatkan status kasus dugaan korupsi ADD desa Lifuleo, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao tahun 2015 – 2016.

Peningkatan status dari penyelidikan (Lid) menjadi penyidikan (Dik) karena telah terpenuhi unsur tindak pidana atau perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan dana ADD desa Lifuleo.

Demikian diungkapkan Kajari Kabupaten Rote Ndao, Edy Hartoyo melalui Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Rote Ndao, Achmad, Selasa (25/6).

Dijelaskan Achmad, dalam kasus tersebut terdapat beberapa kegiatan yakni pengurukan embung yang mana terjadi kekurangan volume pekerjaan namun kelebihan pembayaran kepada pihak ketiga dan belum dibayarkannya tunjangan bagi para aparatur desa Lifuleo.

Menurut Achmad, dalam kasus dugaan korupsi ADD desa Lifuleo, tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Rote Ndao telah memeriksa 20 orang sebagai saksi termasuk pemilik CV. Bahari Sejahtera.

Ditambahkan Achmad, berdasarkan Surat Perjanjian Kontrak (SPK) proyek pengurukan embung dikerjakan oleh CV. Bahari Sejahtera namun sesuai kenyataan dilapangan bukanlah CV. Bahari Sejatera.

“Sesuai SPK CV. Bahari Sejahtera yang kerja tapi dilapangan ternyata bukan mereka hanya pinjam alat berat Baba Ce saja yang kerja itu orang lain,” kata Achmad.

Ditegaskan Acmad, berdasarkan perhitungan ahli dalam kasus itu negara mengalami kerugian hingga Rp 195 juta. “Berdasarkan perhitungan ahli negara rugi Rp 195 juta,” ucapnya.

Achmad kembali menegaskan bahwa dalam kasus dugaan korupsi ADD Desa Lifuleo, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao, tim penyidik telah mengantongi sejumlah nama untuk ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami sudah kantongi beberapa nama tapi kami masih dalami siapa yang layak bertanggung jawab dalam kasus itu untuk dijadikan sebagai tersangka,”tegas Achmad.(rey)

Baca Juga :   Polsek Oebobo Bekuk Dua Pelaku Pencurian
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending