Connect with us

Daerah

KPPBC Langsa Musnahkan Barang Milik Negara Senilai Rp 955 Juta

Published

on

LANGSA, Realitarakyat.com– Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KKPB) Tipe Madya Pabean C Kuala Langsa memusnahkan barang hasil pelanggaran bidang kepabean dan cukai Rp 955 juta di Lapangan Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh, Selasa (25/6).

Kepala KPPBC TMP C Kuala Langsa, Mochamad Syuhadak menjelaskan, barang yang dimusnahkan rokok 177.888 batang, kosmetik 98 pcs, bahan baku kosmetik 98 kaleng. Barang itu dimusnahkan dengan jalan dibakar.

Dijelaskan, barang merupakan hasil penindakan atas pelanggaran UU Cukai No: 11/1995 sebagaimana telah diubah dengan UU No: 39/2007 berupa rokok
tanpa cukai, rokok cukai palsu, rokok pita cukai bekas dan pita cukai tidak sesuai peruntukan.

Dikatakan Syhadak, rokok itu diamankan Tim Operasi Cukai Kuala Langsa dari toko di Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, dan Blangkejeren.
Kosmetik dan bahan baku kosmetik hasil penindakan atas pelanggaran UU Kepabeanan No: 10/1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan UU No: 17/2006 dengan pelanggaran tidak memenuhi perizinan.

Penindakan dilakukan 2 Maret 2018 dari sebuah truk. Barang itu diduga dari kapal kayu dari China dan ditaksir nilainya mencapai ratusan jutaan rupiah.
“Pemusnahan merupakan komitmen BC untuk menekan peredaran barang ilegal yang melanggar aturan Kepabeanan dan Cukai,” ucap Syuhandak.

Dengan penindakan ini diharapkan masyarakat tidak membeli barang seperti ini dan bila ditemukan segera laporkan kepada aparat karena cukai salah satu unsur terbesar penerimaan negara selain pajak.

Dia berharap pelaku usaha dan masyarakat tidak melakukan penyelundupan atau membeli barang hasil seludupan sebagai bentuk partisipasi warga negara melindungi industri dalam negeri. (MS)

Baca Juga :   KIP Langsa Sudah Distribusikan Logistik Pemilu 2019 ke TPS
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending