Connect with us

Politik

Kamis, MK Pastikan Semua Hadiri Pembacaan Putusan

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono Soeroso, mengatakan, jika Kepaniteraan MK telah mengirimkan surat pemberitahuan sidang pembacaan putusan kepada seluruh pihak yang berperkara. Seperti tim hukum kedua capres (Jokowi – Ma’ruf Amin, dan Prabowo – Sandi, KPU, dan Bawaslu.

“Surat pemberitahuan panggilan sudah disampaikan melalui surat elektronik pada Senin, sekitar pukul 14.15 WIB,” ujar dia, di Gedung MK, Senin (24/6).

Menurut Fajar, hukum acara di MK mengharuskan pihak MK untuk mengirimkan surat pemberitahuan kepada seluruh pihak yang berperkara paling lambat tiga hari sebelum sidang.

“Sidang di MK itu memang harus memberitahukan para pihak, artinya tidak sekonyong-konyong undangan hari ini, kemudian sidang di hari ini juga,” ujarnya.

Seluruh pihak yang berperkara juga sudah mengirimkan surat konfirmasi, bahwa seluruhnya akan hadir pada pembacaan putusan yaitu pada Kamis (27/6).

Terkait dengan Rapat Pemusyawaratan Hakim, menurut Fajar, dengan dikirimnya undangan kepada seluruh pihak berperkara, maka tidak berarti RPH telah selesai dilakukan para hakim.

“RPH itu masih berlanjut sampai hari Rabu (26/6), masih digelar karena memang ada beberapa hal yang memang harus dibahas. Jadi kami pastikan bahwa RPH akan terus berlangsung sampai menjelang putusan itu diucapkan, bahkan termasuk dengan finalisasi putusan yang akan dibacakan,” jelas dia.

Sebelumnya MK menjadwalkan sidang pembacaan putusan pada Jumat (28/6), namun kemudian berdasarkan keputusan RPH pada Senin (24/6) siang, para hakim konstitusi sepakat untuk memajukan jadwal pembacaan putusan menjadi Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB.

“Soal kenapa kemudian dipilih tanggal 27, ya itu murni pertimbangan internal majelis hakim yang memastikan, putusannya siap untuk dibacakan pada tanggal 27, sehingga kalau sudah siap mengapa harus menunggu tanggal 28,” kata Fajar.

Baca Juga :   Zainuddin Amali Akui Politik Uang Sudah Jadi Kanker Demokrasi Indonesia

 

 

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending