Connect with us

Politik

Wakil Rakyat Dorong Kemenpora Bangun Fasilitas Olah Raga di Daerah 3T

Published

on

JAKARTA, Realitarakyat.com– Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, parawisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif, Hetifah Sjaifudian minta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) lebih giat melakukan perekrutan atlet-atlet dari daerah seluruh Indonesia.

Permintaan itu disampaikan politisi senior Partai Golkar tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu (19/6).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Kalimantan Timur tersebut mengatakan, pihaknya mewakili Daerah Tertinggal Terdepan dan Terluar (3T) menyadari banyak sekali bibit-bibit atlet berbakat dari daerah termasuk Kalimantan Timur.

“Kemarin kami juga menerima kunjungan dan mendengar dari Kabupaten Tanimbar. Di daerah itu banyak prestasi tapi tidak ada satu pun Gedung Olah Raga (GOR). Kami mendukung ke depan untuk daerah-daerah memilik banyak bibit atlet namun terpencil untuk mendapat prioritas,” ungkap Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) tersebut.

Perempuan berhijab kelahiran Bandung, Jawa Barat, 30 Oktober 1964 ini juga mengapresiasi program yang telah dijalankan Kemenpora seperti pembagian bola kaki untuk klub-klub sepakbola di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Dia berharap bantuan tersebut dapat ditingkatkan.

Sementara Pagu indikatif anggaran Kemenpora 2020 Rp 1,4 triliun. Imam menyampaikan bahwa anggaran tersebut masih kurang dan Kemenpora telah mengusulkan penambahan anggaran. “Setelah dilakukan analisa dan penelitian, ada kebutuhan anggaran pagu prioritas 2020 Rp.555.400.000.000,” papar Imam.

Dalam Raker itu, Menpora juga memaparkan beberapa program di Kemenpora tahun depan. Proyek prioritas seperti, penguatan promosi Germas melalui kampanye olahraga tradisional, kampanye olahraga olimpiade di sekolah dan perguruan tinggi, kampanye olahraga massal.

Baca Juga :   Tempat Alternatif Pembelajaran, Sutan: Fungsi Museum Perlu Dioptimalkan

“Proyek prioritas lainnya adalah pelatihan kewirausahaan. Melalui pemuda kader yang difasilitasi dalam pengembangan kewirausahaan,” demikian Imam Nahrowi. (tanjung)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

#Trending