Connect with us

Nasional

Mendagri Bantah Tuduhan Saksi 02, Terkait DPT Siluman

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Tudingan adanya 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) siluman yang dilontarkan Agus Maksum sebagai salah satu saksi dari Capres – Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo – Sandiaga,  dalam persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) dibantah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Menurut Tjahjo, daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) yang diserahkan sudah selesai sejak 2017 silam. Selain itu, pihak KPU juga kerap mengundang kemendagri untuk mensinkronkan DPT.

“Jadi menurut kami DPT itu clean and clear.Setiap ada pertanyaan dari timses atau partai kan dibuka bersama, semua sepakat,” ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Tjahjo juga menegaskan tidak ada tidak ada DPT siluman seperti yang dilontarkan saksi. Sebab, data yang disampaikan ke KPU sudah sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK) .

Tak hanya itu,  Tjahjo menilai tuduhan soal DPT Siluman sama halnya dengan tuduhan kepada dirinya yang dikatakan memerintah aparatur sipil negara untuk mengampanyekan program Presiden Jokowi. Padahal, dirinya hanya mengampanyekan program pemerintah.

Karena itu, Tjahjo menambahkan, kesaksian yang disampaikan salah satu relawan IT BPN Prabowo-Sandi, mengenai isu adanya 17,5 juta DPT siluman tidak benar.

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

PKS Jadi Opsisi, Pengamat: Daya ‘Gedor’ Mardani Ali Sera Belum Setara Fahri Hamzah

Published

on

Pengamat politik Ujang Komarudin. (foto: ist/net)
Continue Reading

Nasional

Komnas HAM Tantang Jokowi Tuntaskan Masalah Papua di Tiga Bulan Pertama Pemerintahannya

Published

on

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin (foto: ist/net)
Continue Reading

Nasional

Antisipasi Hal Tak Diinginkan, Prajurit TNI Gelar Simulasi

Published

on

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau simulasi pengamanan pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. (Foto: Puspen TNI)
Continue Reading




Loading…