Connect with us

Daerah

Tagih Janji, PMM dan Warga Gelar Demonstrasi di PT MAP Wae Pesi

Published

on

MANGGARAI, Realitarakyat.com– Organisasi Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PMM) bersama masyarakat Wae Pesi dan Kali Reba menggelar unjuk rasa di depan kantor PT Menara Armada Pratama (MAP) di Desa Bajak, Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/6) siang.

Para pendemo menuntut PT MAP menjamin kesejahteraan masyarakat serta meminta pertanggungjawaban atas aktivitas PT MAP yang telah meresahkan warga sekitar.

“Kehadiran PT MAP Waepesi meresahkan warga. Kehadiran PT MAP mencemaran air sungai yang digunakan masyarakat untuk minum, mandi dan cuci,” tandas orator Hanif Faqi M.

Hanif menyebut janji PT MAP dengan masyarakat hanya beberapa saja yang direalisasikan sehingga warga berhak menyikapi ketidakadilan ini seperti debu dibiarkan bertebaran ke permukiman yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Saat PT MAP berproduksi, kata dia, masyarakat drkitar terpaksa menutup pintu rumah karena debu. Walau sudah ditutup, debu masih tetap masuk rumah warga melalui fentilasi rumah.

Selain soal kesehatan warga, aktivitas MAP juga menyebabkan kematian tanaman warga sekitar yang menjadi ekonomi rakyat sekitar. “Tidak sedikit tanaman di sekitar mati,” kata Hanif.

Bahkan, sampah padat dan cair bersumber dari PT MAP telah menyebar sehingga warga sekitar perusahaan tak dapat beraktifitas. Pihaknya akan memboikot PT MAP bila Direktur MAP tidak menemui massa aksi. (efren)

Baca Juga :   Usai Perhitungan Suara, Ketua KPPS Gantung Diri
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Loading...

#Trending