Connect with us

Daerah

Nama Jefrin Haryanto Mulai Disebut Ramaikan Pilkada Manggarai

Published

on

MANGGARAI, Realitarakyat.com– Walau gendang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah belum ditabuh. Namun, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Manggarai semakin hangat dan menjadi pembicaraan masyarakat khususnya warga daerah ini sehari-hari.

Hal tersebut dapat dilihat dari penggiat media sosial (medsos) di Kabupaten Manggarai. Itu bisa dipantau dari setiap grup WhatsApp (WA) memperbincangkan perebutan kursi orang nomor satu di kabupaten ini.

Tampaknya, ruang jagat maya di Kabupaten Manggarai tidak hanya sebagai ajang pertemanan, tetapi lebih dari itu. Ruang jagad maya dipenuhi narasi yang berkutat pada sejumlah nama siapa yang bakal maju pada pesta demokrasi tingkat kabupaten/kota tersebut.

Seperti diketahui, lebih dari 200 provinsi. kabupaten/kota bakal melakukan pemilihan kepala daerah tahun depan. Salah satunya termasuk kabupaten Manggarai.

Yang mencuat di dunia maya tidak hanya nama-nama lama seperti, Deno Kamelus, Viktor Madur, Osi Gandut, Silvester Baeng dan Heribertus G. L Nabit, tetapi tidak sedikit pula nama baru seperti Tarsi Hurmali, Heri Ngabut, Jefrin Haryanto dan Gusti Ganggut.

Dari nama-nama baru tersebut, Jefrin yang akrab dipanggil Jef ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan kabupaten Manggarai Timur (Martim). Namanya, muncul dalam radar diskusi dengan topik, “Siapkah Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Pilihan Anda?”

Pujian pun datang berbagai daerah. Tidak hanya mereka, yang berdomisi di wilayah Manggarai, apresiasi terhadap sosok yang satu ini juga datang dari mereka yang berada di wilayah Matim dan Manggarai Barat (Mabar).

Entah apa alasan di balik pencatutan nama Jefrin, namun yang pasti pria yang kental dengan potongan rambut plontos itu, juga merupakan salah satu pencentus program sekolah bahagia di kabupten itu. Jefrin juga kerab menjadi peneliti dan konsultan.

Baca Juga :   10 Orang Meninggal 8 Orang Hilang Akibat Banjiri di Bengkulu

Jefrin sebenarnya bukan nama baru. Mantan jurnalis dan dosen ini dikenal dekat dengan berbagai kalangan. Alumnus Pasca sarjana psikologi UGM ini familiar di masyarakat termasuk kalangan LSM.

Di LSM, Jefrin kerap menjadi konsultan program. Beberapa konsep pendidikan, pendekatan kesehatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bahkan dipakai dan direplikasi berbagai LSM, termasuk pemerintah daerah.

Sebagai ASN, Jefrin bersama lembaga bentukkannya sering sebaga pendamping desa-desa di Manggarai raya di banyak kegiatan di kabupaten kepulauan ini.

Dari informasi yang dapat, Jefrin kerap dimintai keahliannya banyak kader partai politik untuk membuat kajian dan analisis pemenangan. Di dunia pendidikan Jefrin dikenal sebagai mentor yang mumpuni terkait pendidikan.

Saat dikonfirmasi terkait isu yang beredar, Jefrin hanya mengucapkan terima kasih terhadap apresiasi publik. Menurut dia, publik mendapat banyak alternatif, itu kemajuan demokrasi.

“Warga Manggarai harus terlibat menentukan pemimpin yang ideal. Seperti yang saya sampaikan ke media beberapa waktu lalu, jadikan momentum pilkada sebagai momentum kontestasi gagasan,” ungkap Jefrin melalui WhatsApp (WA), Rabu (12/6).

“Publik harus disuguhkan dengan tawaran gagasan, bukan sentimen-sentimen geneologis dan kewilayahan. Saya berharap pemimpin kedepan yang tidak disandra kepentingan pihak tertentu,” tandas jefrin.
(efren)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Loading...

#Trending