Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Mendagri Ajak 3 Kepala Daerah Ke KPK Untuk Diskusi Tentang Pemberantasan Korupsi

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak tiga pasangan kepala daerah terpilih dalam Pilkada 2018 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (12/6/2019).
Salah satu pasangan yang diajak adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Arinal dan Chusnunia baru saja hari ini dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk menjabati posisi Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2019-2024.

“Terima kasih KPK. hari ini diterima cukup lengkap pimpinan baik pimpinan maupun pejabat struktural. kami mengantarkan 3 Gubernur tiga wagub terakhir dari 34 hasil pilkada serentak. Tadi lampung sebelumnya Maluku dan Maluku Utara. Selesai, tugas pilkada serentak tinggal 259 pilkada lanjutan.”

Tjahjo menyebut kunjungan ini merupakan kunjangan yang sama seperti sebelumnnya, yang dimana akan berdiskusi dengan KPK terkait strategi pencegahan korupsi.

“Diterima KPK tadi banyak diskusi, masukan. Terutama tadi bagaimana gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah itu keinginan bersama sepakat sebagai agen pencegahan atau agen pemberantasan korupsi di daerah.”

“Tadi juga disampaikan beberapa poin-poin area-area rawan korupsi, sudah. kemudian laporan-laporan masyarakat juga di daerah gubernur sepakat untuk menjaga karena kan memiliki janji politik pada masyarakat pada saat kampanye. paling tidak ingin membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa. kedua paling tidak menyangkakan saya anti korupsi di daerah.” kata Tjahjo saat mendatangi gedung KPK bersama Kepala Daerah terpilih Rabu (12/06/2019).

Selain mengajak Kepala Daerah Lampung, Tjahjo juga mengajak dua pasangan kepala daerah terpilih lainnya yang sebelunnya sudah dilantik, yaitu dari Maluku dan Maluku Utara.

Tjahjo mengajak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Barnabas Orno. Kemudian, Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba serta Al Yasin Ali.

Baca Juga :   Terbongkar Kedok Kelangkaan BBM di SUMUT, Pertamina Tahan Penyaluran, Kementerian ESDM Tegur Dirut Pertamina

“Karena kemarin hari berbeda antara Maluku dan Maluku Utara maka harinya di gabung. Selesai sudah semua gubernur dan yang sudah dilantik langsung dibawa kberdialig berdiskusi. Agar ada satu pandangan, satu visi untuk pencegahan masalah korupsi.” lanjut Tjahjo.(Willi)

Advertisement
Loading...
Loading…