Connect with us

Nasional

Tjahjo Kumolo akan Potong Gaji PNS yang Bolos

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan memberikan sanksi kepada pegawainya yang tidak masuk pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, mulai Senin (10/6) ini. Sanksi tersebut berupa skorsing selama tiga hari, potongan tunjangan kerja, dan peringatan tertulis.

“Untuk yang tidak hadir diberi tambahan tidak perlu masuk kerja sama tiga hari karena dianggap selama 12 hari masih kurang, diberikan skorsing tiga hari dengan peringatan tertulis resmi serta pemotongan tunjangan kerja,” tegas Tjahjo seusai memimpin upacara di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Menurut politisi PDIP itu,  stafnya diperbolehkan tidak hadir pada hari pertama masuk kerja jika memiliki alasan yang jelas, seperti izin sakit dan keperluan keluarga yang tak bisa ditinggalkan.

“12 hari cuti kan sudah cukup. Kalau ada yang bolos, ya diberikan skorsing yang akan diberikan oleh sekjen, kecuali sakit dan ada acara keluarga yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Kemendari menggelar upacara seuai libur Lebaran. Upacara tersebut dihadiri oleh pejabat ASN eselon satu, dua, dan seluruh pegawai Kemendagri.

Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri dan libur Lebaran, masyarakat kembali beraktivitas seperti semula, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN yang tidak masuk tanpa alasan yang sah pada hari pertama kerja usai Lebaran hari ini, akan dijatuhi sanksi.

Hal ini disampikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia lewat Surat Menteri PANRB Nomor: B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

 

Baca Juga :   Setjen dan BK DPR Gelar Donor Darah
Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Loading...

#Trending