Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Kejati NTT Hentikan Kasus Sumur Bor

Published

on

Foto : Jhony Manurung

Kupang, realitarakyat.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT akhirnya menghentikan kasus dugaan korupsi proyek sumur bor dari Kementerian ESDM senilai Rp 2, 5 miliar.

Dihentikannya kasus tersebut, setelah tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT menggelar ekpose dihadapan pimpinan Kejati NTT, Kamis (23/5) lalu.

Demikian diungkapkan Wakajati NTT, Jhony Manurung yang ditemui wartawan di Kantor Kejati NTT, Senin (27/5) sore.

Dijelaskan Manurung, berdasarkan hasil gelar perkara (ekspose) tim penyidik Tipidsus Kejati NTT, tidak ditemukan adanya perbuatan melawan hukum oleh PT. Andritechnindo Nilam Tunggal

Bahkan, lanjut Manurung, dalam pelaksanaan proyek oleh PT. Andritechnindo Nilam Tunggal tersebut tidak ditemukan adanya kerugian negara oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT.

“Setelah ekapose atau gelar perkara oleh penyidik tidak ditemukan adanya kerugian negara atau perbuatan melawan hukum dalam proyek tersebut,” kata Manurung.

Diakuinya, bahwa awal pelaksanaan proyek di Kabupaten Malaka tidak ditemukan sumber air yang dalam jumlah yang besar sehingga terjadi kekeringan.

Namun, lanjut Manurung, karena merasa bertanggung jawab atas proyek tersebut pihak PT. Andritechnindo Nilam Tunggal melakukan pengeboran ulang dan diperoleh air yang saat ini telah dimanfaatkan oleh warga Desa Sisi, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

Bukan saja itu, tambah Manurung, pihak kontraktor yang melaksanakan proyek itu menghibahkan satu unit mobil tangki kepada warga Desa Sisi, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

Sedangkan di Kabupaten Manggarai Barat, kata Manurung, awalnya air tersebut tidak dapat dikonsumsi.oleh warga Desa Golo.Mbu Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat.

” Di Manggarai Barat pihak kontraktor membeli sebuah alat yang dipasang pada sumur tersebut dan akhirnya bisa dikonsumsi setelah dilakukan uji lab dan dinyatakan layak untuk dikonsumsi saat ini,” kata Manurung.

Baca Juga :   Jonas Salean : Semua Ini Karena Muatan Politik

Ditambahkan Manurung, karena tidak ditemukan adanya perbuatan melawan hukum dan kerugian negara maka penyidik menyimpulkan bahwa kasus sumur bor dari Kementerian ESDM dihentikan.(rey)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Kota Kupang Dinyatakan Status Awas Bencana Kekeringan

Published

on

Elly Wairata
Continue Reading

Daerah

Waah… Anggota DPRD Rembang Malah Dorong Mahasiswa Terus Lakukan Demo

Published

on

Continue Reading

Daerah

Bersinergi Wujudkan Penegakan Hukum Yang Baik, PN Kupang Gelar Coffee Morning

Published

on

Continue Reading




Loading…