Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

KRL Jabodetabek Normal Kembali, DPR Hingga Senin

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com. – Transportasi andalan masyarakat kereta listrik atau KRL yang pada Rabu (22/5) kemarin sempat terganggu oleh Aksi 22 Mei, kini normal kembali. Sehingga masyarakat Jabodetabek yang mau ke Jakarta, dan khususnya Pasar Tanah Abang, sudah bisa beraktifitas kembali secara normal, tanpa hambatan apapun.

“Alhamdulillah mulai Kamis (23/5) pagi ini KRL sudah normal kembali dis emua stsiun jurusan se-Jabodetabek. Sehingga masyarakat yang mau pergi dan biasa menggunakan KRL bisa kemana saja melalui semua stasiun,” tegas petugas Stasiun Jurangmangu, Bapak Tedjo, Kamis (23/5).

Sebelumnya pada Rabu kemarin, masyarakat terhambat olek Aksi 22 Mei, sehingga KRL dari arah Rangkasbitung, Maja, Parung dan Serpong hanya bisa turun di stasiun Kebayoran. Demikian pula dari arah Bekasi, Bogor dan Depok, hanya sampai stasiun Manggarai atau Jatinegara.

DPR Hingga Senin

Sementara itu Gedung MPR/DPR/DPD RI masih diliburkan hingga Senin (29/5) mendatang. Karena itu yang masuk kerja hanya karyawan kesekjenan dan humas, yang  memiliki tugas-tugas penting dan tak bisa ditinggalkan.

Karena itu gedung rakyat tersebut hingga Kamis (23/5) pagi masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian, TNI dan khususnya mariner yang berada di dalam gedung MPR/DPR/DPD RI tersebut. Pintu masuk hanya di belakang yang dibuka dan dijaga ketat lengkap dengan anjing pelacaknya.

Selain itu Jl. Gelora dari Asia Afrika menuju arah Slipi masih ditutup dengan kawat berduri. “Ya, kalau jadwalnya MPR/DPR/DPD RI normal kembali mulai hari Senin minggu depan,” kata petugas Pamdal DPR itu.

 

Loading...
Baca Juga :   Hendarsmo Harapkan TNI dan Polisi Jalankan Politik Negara dengan Baik
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Di RKUHP, Zina dan Kumpul Kebo Hanya Bisa Diadukan Orang Terdekat

Published

on

Continue Reading

Hukum

RKUHP Atur Penyelenggara Negara Korup Dihukum Lebih Berat

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kritik Terhadap Revisi KUHP Dilakukan Secara Sporadis dan Ad Hoc

Published

on

Continue Reading




Loading…