Connect with us

Kriminal

Kadis PU Malaka Bantah Diperiksa Polisi Soal Kasus Korupsi

Published

on

Foto : Yohanes Nahak

 

Belu, realitarakyat.com – Kadis PU Malaka, Yohanes Nahak membantah jika dirinya pernah diperiksa oleh tim penyidik Tipikor Polres Belu terkait kasus pembangunan USB SMA Wederok Kabupaten Malaka senilai Rp 2, 1 Miliar.

Ditegaskan Kadis PU Malaka, bahwa proyek pembangunan USB SMA Wederok Kabupaten Malaka bukanlah bagian dari proyek Dinas PU Kabupaten Malaka namun proyek tersebut ada pada Dinas PPO Kabupaten Malaka.

“Maaf saya tidak pernah diperiksa oleh polisi soal kasus pembangunan USB SMA Wederok Kabupaten Malaka. Itu proyeknya Dinas PPO Kabupaten Malaka bukan pada Dinas PU Kabupaten Malaka,” bantah Kadis PU Malaka, Yohanes Nahak saat dihubungi wartawan belum lama ini.

Sebelumnya diberitakan, Tim penyidik Tipikor Polres Belu saat ini telah memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO) Kabupaten Malaka, Petrus Bria Seran terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Menengah Atas (SMA) Wederok senilai Rp 2, 1 Miliar.

Selain Kadis PPO Kabupaten Malaka, Polres Belu juga telah memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Malaka. Yohanes Nahak.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing yang dihubungi wartawan, Kamis (16/5) mengaku bahwa benar Polres Belu telah memeriksa Kadis PPO Kabupaten Belu, Petrus Bria Seran dalam kasus dugaan korupsi pembangunan USB SMA Wederok Kabupaten Malaka.

Selain Kadis PPO Kabupaten Malaka, Polres Belu juga telah memeriksa Kadis PU Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak.

“Iya benar. Kami sudah periksa Kadis PPO Malaka. Petrus Bria Seran dan Kadis PU Malaka, Yohanes Nahak terkait proyek pembangunan USB SMA Wederok,” terang Tobing.

Dijelaskan Tobing, hingga saat ini kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan lebih dalam oleh tim penyidik Tipikor Polres Belu dalam kasus tersebut.

Baca Juga :   Kasus Wali Kota Cup, Polisi Tunggu Hasil PKN

Menurut Kapolres Belu, tim penyidik Tipikor Polres Belu masih membutuhkan beberapa alat bukti lainnya untuk meningkatkan kasus dugaan korupsi pembangunan USB SMA Wederok Kabupaten Malaka.

“Masih ada beberapa bukti lagi yang perlu didalami untuk peningkatan status kasus tapi sejauh ini masih berstatus penyidikan,” kata Tobing.(rey)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Loading...

#Trending